Monthly Archives: April 2012

Is This Real Life?

Seminggu lalu saya mengeluh sakit gigi. Ada gigi yang sudah keropos tapi saya malas memeriksakannya karena toh ‘gak pernah kenapa-napa’, begitu pikir saya. Namun tiba-tiba saja sang gigi ‘mengamuk’ dan saya harus menahan sakit berhari-hari. Ada kalanya rasa sakit tak tertahankan sehingga terpaksalah meminum obat pereda rasa sakit. Di tengah-tengah derita itu saya mengunjungi dokter gigi terdekat untuk diperiksa dengan harapan segera dicabut agar segera beres masalahnya. Namun ternyata tidak semudah itu. Dokter menemukan gusi saya bengkak sehingga tidak boleh diapa-apain. Kembali saya meminum obat pereda nyeri dan antibiotik. Setelah bengkaknya reda apa yang saya lakukan?! Tidak ada. Wkwkwkwk. Ya ya ya, saya memang bandel!

Continue reading Is This Real Life?

Advertisements

Jakarta Masih Punya Hati

sumber: antaranews.com

Entah karena apa saya memutuskan melangkahkan kaki ke bioskop pada Senin siang lalu dan menonton film. Setelah kecewa karena film ‘The Lady’ ternyata belum diputar di Bekasi, akhirnya saya memandang poster film ‘Sanubari Jakarta’ yang diproduksi Lola Amaria dan Fira Sofiana ini. Tergelitik dengan posternya yang hanya berupa sederetan simbol orang dengan beberapa icon berwarna dan berbentuk beda, saya pun membeli tiketnya. Lalu, film apakah itu sebenarnya?

Continue reading Jakarta Masih Punya Hati

Adakah Blogger di Timor Leste?

sumber: timorlestemerdeka.wordpress.com

Sejak kunjungan ke Kupang 3 tahun lalu, saya selalu tertarik dengan negara yang berada di sebelah timur pulau Timor alias Timor Leste. Pertemuan saya dengan warga Timor Leste terjadi di Kupang dan sempat pula saya berkunjung ke Oebello, sebuah kampung yang banyak dihuni oleh warga eks-pengungsi TL. Sepulang dari Kupang saya lalu banyak menelusuri sejarah dan berita-berita tentang TL; termasuk pula mencari-cari adakah tulisan para blogger di sana. Lalu apa yang saya temukan?

Continue reading Adakah Blogger di Timor Leste?

Tertawa dan Menangis di TEDxJakarta

Apa itu TEDxJakarta?

Wuih, 1 April. Yakin lo itu bukan April Mop?

Kedua pertanyaan itu menggelayuti otak saya bulan lalu ketika mendengar bahwa event TEDxJakarta kembali diadakan untuk kedelapan kalinya dan tahun ini mengambil tema Deceptive Truths. Sadar bahwa saya tidak tahu banyak, maka saya pun mencari tahu apa sebenarnya inti acara tersebut dan telah saya tuangkan dalam tulisan sebelumnya di sini. Akhirnya setelah yakin kalau acara itu bukan April Mop, saya hadir pagi-pagi sekali di Fine Arts Theater Jakarta International School dengan berbekal botol minuman yang katanya bisa diisi air di lokasi.

TEDxJakarta sendiri menghadirkan banyak presentasi dan tayangan yang menginspirasi hari itu (lihat selengkapnya di sini), namun kali ini saya ingin berbagi 2 sesi saja yang paling menginspirasi. Yang pertama adalah sesi pembuka yang sebenarnya tidak diumumkan sebelumnya: Gita Wirjawan – Menteri Perdagangan Republik Indonesia yang mendahuluinya dengan bermain piano yang apik ditemani oleh dua pemuda mantan anak jalanan dari Bandung (tentang ini saya cerita nanti) memainkan lagu Man in the Mirror – Michael Jackson.

Continue reading Tertawa dan Menangis di TEDxJakarta