Category Archives: Indonesian

Sekolah Lagi

Sejak tahun 2014 lalu saya mulai merenungkan kembali beberapa pencapaian pribadi yang sudah diraih ataupun yang belum terwujud. Salah satunya adalah meraih gelar sarjana dan lalu meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi. Sekilas memang tampak eksklusif. Namun ketika saya berpikir secara makro, nyatalah bahwa pergumulan saya tersebut selaras dengan pergumulan dan perjuangan anak bangsa lainnya yang sedang diterpa arus globalisasi dan membutuhkan pegangan untuk berpijak dan bergerak maju ke arah masyarakat Indonesia yang madani.

Continue reading Sekolah Lagi

Mati Daya, Mati Gaya

Sudah lama nih gak hiking naik-turun bukit, menyusuri sungai dan main air di air terjun. Maka jadilah Sabtu kemarin saya dan beberapa teman pergi ke air terjun Curug Nangka di kawasan Ciapus, Bogor. Dengan asumsi tidak banyak pengunjung di bulan puasa, kami bisa bersantai lebih lama tanpa banyak gangguan teriakan riuh para pelancong dan sampah berserakan di sana-sini. Meski tetap saja ada orang yang mandi di air terjun lengkap dengan sabun dan shampoo yang membuat air yang turun menjadi kurang jernih. Ish!

20150620_105144

Continue reading Mati Daya, Mati Gaya

IMG-20150613-WA0017

Dibuang Sayang

Pada Sabtu (13/Juni) sore yang cerah di minggu lalu, bertempat di Auditorium Microsoft Indonesia di Gedung BEI, Komunitas Blogger Depok (deBlogger) merayakan ulang tahunnya yang ke-6. Tak terasa sudah 6 tahun sejak kita mulai mengarungi blogosphere Indonesia di tahun 2009 yang ditandai dengan peluncurannya di Margo City Depok pada tanggal 31 Mei 2009.

Nah, untuk gelaran pada tahun ini, deBlogger mengadakan acara lain dari yang lain yakni “Dibuang Sayang”. Konsep acaranya sederhana; pastilah banyak orang yang punya barang di rumah yang disimpan-simpan tanpa pernah digunakan dan tidak tahu juga akan dikemanakan barang itu. Jadi kami berinisiatif membantu menjualnya melalui acara tersebut dan melelangnya jika peminatnya banyak. Sambutannya? Wow, meriah. Memang tidak semua barang laku, tapi ada beberapa hot items yang menjadi incaran banyak orang dan diperebutkan pada saat lelang. Benda-benda remeh seperti kompor portabel, modem, bahkan speaker mini senilai cuma goceng bisa laku keras! Sesi jualan dan lelang berlangsung meriah dengan para peminat yang riuh menyebutkan alasan paling mengharukan untuk mendapatkan barang tersebut. Hehehehe.

Continue reading Dibuang Sayang

Jaipong

Batiqa Hotels Membuka Pintunya di Jababeka

Setelah sebelumnya berdiri di Karawang dan Cirebon, jaringan hotel lokal terbaru Batiqa Hotels membuka pintunya di kawasan Jababeka, Cikarang, mulai 28 Mei 2015 lalu dan ditandai dengan soft opening ceremony yang berlangsung meriah.

Layanan penginapan terbaru yang digawangi oleh Surya Internusa Hotels (SIH) ini mengangkat konsep batik sebagai tema utama layanannya. Kata ‘Batiqa’ sendiri diambil dari kata ‘Batik’ dan dipadankan dengan layanan ‘A-grade Quality'; sebuah wawasan inspiratif bagi jaringan hotel ini dalam mengembangkan pelayanan prima khas Indonesia.

Continue reading Batiqa Hotels Membuka Pintunya di Jababeka

Dapet Salam dari Tomyam Kelapa!

Lama tak terdengar kabarnya, tau-tau mahasiswa cungkring yang dahulu saya kenal di Malaysia kini sudah punya usaha. Baha namanya; asli Cilacap yang kemudian merantau ke Selangor untuk bekerja di sebuah perusahaan ekspedisi merangkap kuliah. Setelah pulang ke tanah air dan tinggal agak lama di kampung, Baha lalu memutuskan datang ke Jakarta untuk bekerja, dan akhirnya sekarang berusaha kuliner di bilangan Sudimara, Tangerang Selatan.

Bertempat di lokasi yang bernama Saung Ibu di gerbang perumahan Villa Bintaro Indah, Tangerang Selatan, Baha membuka kedai Tomyam Kelapa. Awalnya saya agak ragu mencoba, maklum saya memang kurang cocok dengan rasa asam khas makanan Thailand. Namun setelah diyakinkan bahwa hidangannya sudah disesuaikan dengan lidah orang Indonesia, saya lalu mengiyakan. Maka bertandanglah saya dengan KCL Bekasi-Sudimara via Manggarai & Tanah Abang di Minggu siang. Tidak sulit mencarinya (peta akan saya lampirkan di paling bawah). Tiba di lokasi, saya sudah ditunggu kawan-kawan lama blogger Anazkia, Darul, dan kawan baru bernama Indri.

Untuk selanjutnya biarkan saya bercerita berdasarkan gambar ya.

b2 Continue reading Dapet Salam dari Tomyam Kelapa!

KA Lokal Tidak Lagi Singgah di Bekasi

Pada Maret lalu saya menerima ajakan seorang kawan untuk mencicipi Sate Maranggi yang sangat terkenal di Purwakarta. Namun bagian yang menarik dari perjalanan itu bukanlah satenya (meskipun enak), melainkan perjalanannya. Kawan saya tersebut bekerja di PT. KAI dan ditempatkan di Stasiun Cibungur yang letaknya hanya 1 kilometer dari pintu keluar tol Cikampek ke arah Sadang. Sate Maranggi sendiri hanya berjarak sekitar 100 meter dari stasiun tersebut.

Continue reading KA Lokal Tidak Lagi Singgah di Bekasi