Tag Archives: tahun baru

Selamat Tahun Baru 2015

Berhubung kepala masih pusing akibat kurang tidur semalam, tulisan pertama di tahun baru 2015 ini direncanakan pendek saja. Saya ingin bertanya, kapankah waktu yang paling tepat untuk menyusun resolusi tahun baru? Ataukah resolusi tidak benar-benar diperlukan?

Oh well, berikut beberapa poin resolusi pribadi yang bisa dibagikan ke publik.

1. Menulis di blog dua kali sebulan.

Target ini sebenarnya lebih konservatif dibandingkan beberapa tahun lalu, namun tidak mengapa. Yang paling penting adalah menjaga konsistensi agar peringkat blog tidak jelek-jelek amat, syukur-syukur malah meroket.

2. Berat badan

Inginnya sih kembali ke 65 kilogram, namun sepertinya sulit ya. Dari posisi sekarang di 87 kilogram, bolehlah kalau turun dan dijaga di angka 75-80 kilogram.

3. Kuliah lagi

Kalau yang ini masih harus dipikirkan lebih lanjut konsekuensinya, sehingga mungkin belum cerita lebih banyak dulu.

Doakan, ya. 😀

Catatan Akhir 2013

Tahun 2013 tinggal beberapa jam lagi sebelum kita semua melangkah ke tahun baru. Sudah lazim bagi sebagian orang untuk menuliskan resolusinya di awal tahun, entah kemudian mereka merefleksikannya kembali di akhir tahun atau tidak. 😛 Yang jelas saya mengenal seorang sahabat yang selalu menengok kembali resolusinya di awal tahun untuk ditimbang-timbang, apakah sudah tercapai atau belum. Yang saya salut adalah dia membuat resolusinya sangat realistis dan terdiri dari dua poin saja, sehingga dengan bangga dia katakan bahwa resolusinya sudah tercapai 100%. Selamat! 😀

Selain bikin resolusi, banyak orang juga menengok kembali apa-apa saja yang telah dikerjakan tahun ini. Seorang kawan blogger sudah berkicau melalui akun twitternya tentang kaleidoskop perjalanan yang ia telah lakukan dari Januari sampai Desember. Saya mungkin tidak mencatat serajin dia sehingga tidak mampu merunut kembali. Namun kalau melihat lagi perjalanan saya menulis di blog sepanjang tahun ini, ada beberapa penanda penting yang boleh saya ceritakan sekaligus mungkin ada yang bisa mengambil pelajaran.

1. Lokasi, lokasi, lokasi

Lokasi di sini maksudnya online alias domain. Sebut saja krisis identitas atau labil ekonomi, namun kenyataannya saya adalah manusia yang sulit konsisten di dunia maya. Pernah di akhir tahun 2012 saya meluncurkan kopimana.com yang sekarang sudah hilang karena kehilangan semangat. Lalu pernah pula saya terilhami oleh satu istilah Bahasa Tamil yang berarti ‘Lelaki Gagah’ dan kemudian saya buru-buru parkir domainnya (yang ini tidak saya kasih tahu ya, malu soalnya). 😀 Atau tiba-tiba belingsatan mengejar domain gratisan di acara #BN2013 untuk kemudian didiamkan saja, dsb dst.

Bahkan langkah terakhir pun belum bisa saya katakan bijak meski saya menaruh harapan besar di dalamnya. Langkah tersebut adalah menetapkan identitas di blog yang sedang Anda baca ini. Dengan domain dan hosting yang saya kontrol 100%, saya berharap bisa menulis lebih maksimal dalam Bahasa Indonesia. Untuk blog berbahasa Inggris, semoga tahun 2014 saya bisa tetapkan personal branding-nya juga, meski kelihatannya akan saya pisahkan secara total dari yang ini.

2. Mengukur jalan

Kalau yang ini, maksudnya adalah traveling. Bolehlah saya berbangga karena sudah konsisten menulis tentang tempat-tempat yang bagi saya menarik dan cenderung mengembangkan blog tematik tentang catatan perjalanan. Meski mungkin belum semangat benar karena sebuah tulisan sering kali dipublikasikan sebulan setelah perjalanannya usai, namun paling tidak semangat untuk menulis dan berbagi itu juga yang memacu saya untuk lebih sering melihat alam sekitar. Bulan-bulan paling produktif adalah Oktober-November ketika saya sedang menetap di Jepara dan menulis banyak hal baru di sana. Semoga di tahun 2014 bisa lebih banyak kesempatan jalan-jalan. Amin. 😀

3. Monetisasi

Meski belum serajin teman-teman petualang SEO, bolehlah sedikit-sedikit blog ini dijadikan lahan mendapatkan penghasilan tambahan melalui beberapa ulasan tempat wisata dan produk. Meski mungkin ada yang menuduh ‘tidak sopan karena tidak secara jelas mencantumkan keterangan bahwa itu iklan’, namun bagi saya yang terpenting adalah berbagi secara jujur dan bersemangat pada para pembaca dan tidak jor-joran menjual produk tersebut. Pada akhirnya terbukti sangat banyak yang tetap mengapresiasi, kok. 😛 Semoga tahun 2014 membuka jalan lebih luas lagi. Amin lagi, deh. 🙂

***

Itu saja dulu catatan blog yang baru efektif berjalan 6 bulan ini. Semoga tahun depan kita semua lebih sukses, ya. Selamat Tahun Baru 2014!

2014