Tag Archives: menulis novel

Tantangan Menulis Novel

Source: beijing-kids.com

Menulis Novel?

Apa kamu sudah gila?!

Ya ya ya saya memang gila sedikit. 😀 Ngeblog aja jarang-jarang, masih ingin menulis novel. Namun saya tidak sendirian yang berpikir gila. Mungkin ada yang belum tahu bahwa bulan November telah ditetapkan sebagai Bulan Menulis Novel Nasional atau National Novel Writing Month di Amerika yang populer disebut dengan NaNoWriMo. Penjelasannya sederhana: tantangan menulis novel dimulai tanggal 1 November dengan target 50,000 kata yang harus selesai pada tanggal 30 November. Ini berarti rata-rata tulisan yang harus dihasilkan per hari adalah 1,667 kata.

Realistis apa tidak? Sebagai gambaran, tulisan yang saya hasilkan di blog ini rata-rata 500-700 kata dengan frekuensi 1-2 kali per minggu. Ini berarti saya harus menghasilkan 2-3 tulisan per hari selama sebulan penuh guna memenuhi target. Lalu tulisan tersebut bukanlah blog yang berhenti pada 1 artikel saja melainkan harus sambung-menyambung temanya. Apakah saya sudah gila?!

Continue reading Tantangan Menulis Novel

Next Project: Menulis Buku?

Setelah kemarin ‘menikmati’ sharing dari teman-teman tentang buku yang inspiratif, secuil kutipan mengemuka dari salah satu komentar: “Menulislah, karena dia akan abadi” (Pramoedya Ananta Toer). Baris kutipan ini seolah membuka dimensi lain dari buku yang belum pernah saya sentuh dan bahkan pikirkan sekalipun: MENULIS. Selama ini tulisan saya tercecer di beberapa blog meski sempat saya berusaha untuk menyatukannya (sila cek blog lama saya di Ambon Kaart), atau sekadar curhat yang banyak dituliskan di buku harian sejak SD yang sekarang sudah hilang semua. Dan sekarang saya paling aktif menulis di sini, di rumah maya yang telah saya pelihara beberapa lama.

Namun tidak untuk menulis buku. Itu adalah dunia lain yang belum pernah dijamah dan mempunyai pakemnya sendiri. Saya percaya bahwa menulis buku adalah proses yang sangat kompleks karena kita harus bekerja sama dengan orang lain agar tulisan kita dapat dibaca orang. Mulai dari mencari penerbit, percetakan, pemasaran, sampai berurusan dengan penggemar kalau buku kita sukses; menulis secara online di blog tampak hanya seujung kukunya.

Nah, saya coba menimbang-nimbang dululah apakah saya mampu menulis buku. Berikut beberapa poin pertimbangan yang saya pikirkan sendiri secara awam dan belum membaca referensi mana pun. Dengan demikian saya membuka diri untuk segala saran dan masukan.

Continue reading Next Project: Menulis Buku?