Tag Archives: kebebasan berekspresi

Balada Aa & Yamyam

Alkisah di negeri Ayam, tinggallah dua ekor anak ayam. Mereka adalah kakak-beradik bernama Aa dan Yamyam. Meski berasal dari induk yang sama, tingkah laku keduanya sangat bertolak belakang. Aa adalah anak ayam yang manis dan penurut, sedangkan Yamyam dikenal sebagai anak yang nakal dan suka menjerumuskan kakak-beradik lainnya termasuk Aa.

Aa, si anak ayam penurut, diberikan kebebasan untuk berkelana di seluruh negeri Ayam tanpa batasan dan hanya dibekali pesan sederhana: jaga diri baik-baik. Dengan kepercayaan penuh yang diberikan kepadanya, Aa dapat menggunakan kebebasan tersebut secara bertanggung jawab, termasuk memperbaiki sendiri kesalahan yang dilakukannya agar tidak mencelakai dirinya sendiri dan anak-anak ayam lain. Sebaliknya Yamyam, oleh karena perilakunya yang nakal, mendapatkan perlakuan keras dari orang tuanya. Kemana-mana Yamyam selalu dikawal oleh ‘pagar peraturan’ yang membuatnya tidak leluasa bergerak. Kesal dengan pembatasan seperti itu, Yamyam tumbuh dengan menyimpan dendam.

Bagaimanakah kelanjutan cerita Aa dan Yamyam?!

Video berjudul Kebebasan Berekspresi ini dibuat oleh deBlogger dan diikutsertakan dalam Kompetisi Kebebasan Berekspresi yang diselenggarakan oleh Internet Sehat.