Tag Archives: deBlogger

#miladeBlogger7 Komunitas Blogger Depok

Tak terasa, hari ini Komunitas Blogger Depok (deBlogger) telah menginjak usia 7 tahun. Telah banyak hal yang dialami sejak berdirinya komunitas ini pada 31 Mei 2009 lalu di kota satelit Jakarta yang selalu macet namun ramai itu. Awalnya sederhana, sekelompok anak muda yang punya ikatan sosial dan emosional dengan Depok ingin membuka wadah bagi warga kota untuk bersuara melalui blog.

Continue reading #miladeBlogger7 Komunitas Blogger Depok

Advertisements

Dibuang Sayang

Pada Sabtu (13/Juni) sore yang cerah di minggu lalu, bertempat di Auditorium Microsoft Indonesia di Gedung BEI, Komunitas Blogger Depok (deBlogger) merayakan ulang tahunnya yang ke-6. Tak terasa sudah 6 tahun sejak kita mulai mengarungi blogosphere Indonesia di tahun 2009 yang ditandai dengan peluncurannya di Margo City Depok pada tanggal 31 Mei 2009.

Nah, untuk gelaran pada tahun ini, deBlogger mengadakan acara lain dari yang lain yakni “Dibuang Sayang”. Konsep acaranya sederhana; pastilah banyak orang yang punya barang di rumah yang disimpan-simpan tanpa pernah digunakan dan tidak tahu juga akan dikemanakan barang itu. Jadi kami berinisiatif membantu menjualnya melalui acara tersebut dan melelangnya jika peminatnya banyak. Sambutannya? Wow, meriah. Memang tidak semua barang laku, tapi ada beberapa hot items yang menjadi incaran banyak orang dan diperebutkan pada saat lelang. Benda-benda remeh seperti kompor portabel, modem, bahkan speaker mini senilai cuma goceng bisa laku keras! Sesi jualan dan lelang berlangsung meriah dengan para peminat yang riuh menyebutkan alasan paling mengharukan untuk mendapatkan barang tersebut. Hehehehe.

Continue reading Dibuang Sayang

Refleksi: Aku dan Komunitas

Dalam tulisan tentang refleksi #miladeBlogger2 tahun lalu, saya menulis bahwa persahabatan yang kental belum teruji sampai para anggotanya ‘diceburkan’ ke dalam sebuah proyek bersama yang salah satu tujuannya adalah untuk menguji komitmen. Mengapa harus ada proyek? Karena sebuah pertemanan yang berjalan begitu saja tanpa ada sesuatu yang menjadi ketertarikan bersama biasanya akan berlalu tanpa kesan. Ya, kesan memang ada sih, namun tidak mendalam. Salah satu cara mengembangkan jaringan pertemanan yang mengasyikkan adalah bergabung dengan komunitas. Itulah yang saya lakukan, sebenarnya tidak sengaja, ketika ‘ditarik’ masuk ke Komunitas Blogger depok ‘deBlogger’ pada tahun 2010 silam, lalu mengembangkan pula jaringan ke dua komunitas lain, yakni Komunitas Blogger Makassar ‘Anging Mammiri’ dan Komunitas Blogger Maluku ‘Arumbai’. Perjalanan selama 2 tahun terakhir ini boleh dikata luar biasa. Untuk menjaganya tidak terlalu melantur, saya akan membaginya dalam 3 fase utama:

Continue reading Refleksi: Aku dan Komunitas

Riuh-Rendah Sotoji

Tahu gak barang apa yang selama hampir 2 bulan terakhir seolah menjadi barang haram yang diperebutkan di milis deBlogger? Itulah SOTOJI, produk Soto Jamur Instan produksi PT. Tri Rastra Sukses Sejahtera yang awalnya diperkenalkan oleh salah seorang member milis yang juga pengusaha produk tersebut, Mas Rohmat Sugito. Sotoji adalah produk UKM yang sedang berusaha menembus pasar utama makanan instan di Indonesia dengan inovasi yang tidak berupa mie, melainkan sohun, ditambah dengan jamur tiram goreng yang menjadikannya lain dari yang lain.

Continue reading Riuh-Rendah Sotoji

Kopdar Depok – Makassar – Ambon

Seperti layaknya kegiatan deBlogger yang berjalan mengalir seiring terlontarnya ide-ide kreatif selintas dari para anggota, sebuah event minggu lalu pun bisa diadakan akibat lontaran ide spontan di milis. Kelas #DigitalMediaPlanning sesi pertama berlangsung di Buku Kafe, Margonda, Depok dengan menghadirkan Rohmat Sugito dari Ocentrum sebagai pemateri. Kelas ini sebenarnya crash course dari format pelatihan standar Ocentrum yang memakan waktu 1 minggu. Materi dipadatkan menjadi 6 jam sehingga harus dibagi 2 sesi masing-masing 3 jam.

Nah, dari undangan yang awalnya hanya ditawarkan untuk member milis deBlogger akhirnya meluas ke rekan-rekan #KomunitasDepok yang siang itu diwakili oleh Fachmi dari Jajanan Depok. Tidak hanya itu, beberapa rekan Anging Mammiri yang juga member milis deBlogger ikut hadir. Namun yang istimewa adalah kehadiran Semuel Toding dari Arumbai yang kebetulan sedang berada di Jakarta dan bersedia ditodong sharing komunitas Blogger Maluku di Depok. 😀 Pada akhirnya suasana yang begitu cair dan hangat di Buku Kafe itu lebih mirip kopdar ketimbang training. Pelatihan berlangsung 3 jam penuh kemudian disusul oleh tampilnya Rara dan Semmy yang bercerita tentang aktivitas blogger Makassar dan Maluku. Setelah pelatihan dan sharing session usai, acara informal masih berlanjut dengan ngobrol-ngobrol santai sampai menjelang pukul 8 malam.

Continue reading Kopdar Depok – Makassar – Ambon

Inspiring January

Bulan Januari 2012 ini menyisakan cukup banyak kenangan seru sekaligus inspiratif. Layaknya awal tahun, Januari penuh dengan perencanaan pribadi, keluarga, dll. Untuk kali ini saya ingin membagikan hal-hal yang sudah dialami oleh teman-teman Komunitas Blogger Depok (deBlogger) dan apa-apa saja yang akan dilakukan sepanjang tahun ini setelah brainstorming kita giatkan satu bulan terakhir.

Continue reading Inspiring January

Balada Aa & Yamyam

Alkisah di negeri Ayam, tinggallah dua ekor anak ayam. Mereka adalah kakak-beradik bernama Aa dan Yamyam. Meski berasal dari induk yang sama, tingkah laku keduanya sangat bertolak belakang. Aa adalah anak ayam yang manis dan penurut, sedangkan Yamyam dikenal sebagai anak yang nakal dan suka menjerumuskan kakak-beradik lainnya termasuk Aa.

Aa, si anak ayam penurut, diberikan kebebasan untuk berkelana di seluruh negeri Ayam tanpa batasan dan hanya dibekali pesan sederhana: jaga diri baik-baik. Dengan kepercayaan penuh yang diberikan kepadanya, Aa dapat menggunakan kebebasan tersebut secara bertanggung jawab, termasuk memperbaiki sendiri kesalahan yang dilakukannya agar tidak mencelakai dirinya sendiri dan anak-anak ayam lain. Sebaliknya Yamyam, oleh karena perilakunya yang nakal, mendapatkan perlakuan keras dari orang tuanya. Kemana-mana Yamyam selalu dikawal oleh ‘pagar peraturan’ yang membuatnya tidak leluasa bergerak. Kesal dengan pembatasan seperti itu, Yamyam tumbuh dengan menyimpan dendam.

Bagaimanakah kelanjutan cerita Aa dan Yamyam?!

Video berjudul Kebebasan Berekspresi ini dibuat oleh deBlogger dan diikutsertakan dalam Kompetisi Kebebasan Berekspresi yang diselenggarakan oleh Internet Sehat.

Refleksi Akhir Tahun 2011 – deBlogger

Menyambung tulisan saya di portal deBlogger yang berjudul Catatan Akhir Tahun 2011, pada tulisan ini saya ingin membagikan pemikiran-pemikiran pribadi yang lebih jauh terhadap deBlogger yang sengaja tidak saya bagikan sebelumnya karena memang tidak mencerminkan pendapat umum komunitas.

1. Kolektif

Di bulan Maret 2011, pergantian kepengurusan terjadi dengan cara yang sebenarnya tidak mulus. Berawal dari kevakuman selama berbulan-bulan dan sistem kepengurusan yang terlalu bergantung pada satu orang yang kebetulan sedang terjebak kesibukan kantor, akhirnya komunitasnya sendiri terbengkalai tanpa inisiatif. Pada saat itulah saya mengambil langkah yang tidak populer: menggugat. Oleh karena kevakuman, maka saya umumkan kepengurusan tersebut demisioner dan membuka rekrutmen pengurus baru untuk akhirnya memilih ketua baru. Atau kalau cara ini tidak bisa ditempuh, opsi lainnya adalah membubarkan diri.

Continue reading Refleksi Akhir Tahun 2011 – deBlogger