Tag Archives: arumbai

Kopdar Depok – Makassar – Ambon

Seperti layaknya kegiatan deBlogger yang berjalan mengalir seiring terlontarnya ide-ide kreatif selintas dari para anggota, sebuah event minggu lalu pun bisa diadakan akibat lontaran ide spontan di milis. Kelas #DigitalMediaPlanning sesi pertama berlangsung di Buku Kafe, Margonda, Depok dengan menghadirkan Rohmat Sugito dari Ocentrum sebagai pemateri. Kelas ini sebenarnya crash course dari format pelatihan standar Ocentrum yang memakan waktu 1 minggu. Materi dipadatkan menjadi 6 jam sehingga harus dibagi 2 sesi masing-masing 3 jam.

Nah, dari undangan yang awalnya hanya ditawarkan untuk member milis deBlogger akhirnya meluas ke rekan-rekan #KomunitasDepok yang siang itu diwakili oleh Fachmi dari Jajanan Depok. Tidak hanya itu, beberapa rekan Anging Mammiri yang juga member milis deBlogger ikut hadir. Namun yang istimewa adalah kehadiran Semuel Toding dari Arumbai yang kebetulan sedang berada di Jakarta dan bersedia ditodong sharing komunitas Blogger Maluku di Depok. 😀 Pada akhirnya suasana yang begitu cair dan hangat di Buku Kafe itu lebih mirip kopdar ketimbang training. Pelatihan berlangsung 3 jam penuh kemudian disusul oleh tampilnya Rara dan Semmy yang bercerita tentang aktivitas blogger Makassar dan Maluku. Setelah pelatihan dan sharing session usai, acara informal masih berlanjut dengan ngobrol-ngobrol santai sampai menjelang pukul 8 malam.

Continue reading Kopdar Depok – Makassar – Ambon

Advertisements

Maluku dari Udara

Bagi orang Indonesia, pulang kampung tentunya menjadi peristiwa istimewa yang selalu disambut gembira dan dirindukan kala sedang di perantauan, apalagi bila kita sudah lama sekali tidak pulang kampung. Namun apa jadinya jika kita mengaku berasal dari satu daerah yang bahkan sama sekali belum pernah kita kunjungi?

Continue reading Maluku dari Udara

Kopdar Seberang Lautan

Yah, namanya juga blogger, Anda pasti sudah tahu sendiri kalo yang namanya kopdar itu tidak pernah dilewatkan kesempatannya. Begitu halnya dengan saya. Namun tidak, saya belum sampai menyeberangi lautan hanya untuk kopdar dengan blogger. Justru dalam beberapa kali kesempatan blogger dari seberang lautanlah yang datang berkunjung ke Jakarta. Jadi judul posting ini tidak salah dong ya. 😀

Nah, berikut cerita kopdar saya dengan dua orang blogger dari seberang lautan.

Continue reading Kopdar Seberang Lautan

Wow, Sahabatku Menerbitkan Buku

Di tengah minggu yang ‘kering ide’ akan tulisan ini tiba-tiba terdengar kabar baik dari dua orang sahabat. Tak disangka kedua orang ini sukses mewujudkan guratan pemikirannya dalam sebuah buku dan menerbitkannya untuk dinikmati khalayak umum. Lalu yang menambah kesan tersendiri adalah mereka berangkat dari posisi yang sama dengan saya: blogger.

Yuk, kita intip karya mereka!

Continue reading Wow, Sahabatku Menerbitkan Buku

Arumbai Tomma

image: daenggassing.com

Judul di atas adalah semboyan bersemangat yang diteriakkan oleh rekan-rekan Komunitas Blogger Maluku ‘Arumbai’ yang hari ini merayakan hari jadinya yang ke-2. ‘Arumbai’ adalah nama perahu tradisional masyarakat Maluku yang berbentuk unik berupa kepala dan ekor naga pada haluan dan buritan. Sedangkan ‘Tomma’ adalah teriakan untuk maju, utamanya oleh para pedayung di perahu tersebut. Semboyan inilah yang lalu digunakan oleh blogger Maluku agar dapat maju bersama sebagai sebuah komunitas demi kemajuan daerahnya.

Continue reading Arumbai Tomma

Blogger Indonesia Timur Merapatkan Barisan

Siapa bilang blog hanya tren sesaat? I will argue vehemently for that. 😀

Fenomena Facebook dan twitter boleh-boleh saja melanda kita, namun nyatanya para blogger hingga kini tetap bertahan dengan idealismenya menulis di blog dengan alasan media yang tak dibatasi jumlah karakter dan kebebasan berekspresi yang terjamin 100% di rumah sendiri. Demikian halnya dengan komunitas blogger yang terus bermunculan bak jamur di musim hujan dan menambah keanekaragaman masyarakat online Indonesia.

Para narablog di Indonesia bagian Timur pun tidak ketinggalan. Berangkat dari ‘kehausan’ berkumpul mendiskusikan blog dan semangat berbagi sesama blogger serta berkontribusi bagi masyarakat lokal, satu-per-satu komunitas blogger di Indonesia Timur berbenah diri. Dari hasil pencarian di internet, setiap provinsi di kawasan timur Indonesia sudah memiliki komunitas blogger meski tingkat perkembangannya berbeda-beda. Ada yang pernah eksis namun sudah hilang, ada yang baru bangkit dan memelihara portal dan jaringannya, dan ada pula yang sudah mapan dengan berbagai aktivitas komunitas yang keren. Namun semangat yang terlihat umumnya sama dengan para narablog lain di seantero Indonesia: mereka merapatkan barisan. Izinkan saya mengulas tiga komunitas di antaranya:

Continue reading Blogger Indonesia Timur Merapatkan Barisan

Sawat & Tifa Totobuang

 

Hari ini saya ingin berbagi musik tradisional Maluku kepada Anda. Dalam musik yang berdurasi sekitar 2 menit ini Anda akan mendengar suara tetabuhan yang disebut Tifa – Totobuang. Tifa adalah alat musik gendang dari kulit hewan dan bentuknya mirip dengan alat musik sejenis yang tersebar di seantero Nusantara, sedangkan Totobuang adalah jajaran gong kecil yang terbuat dari perunggu dan mengeluarkan nada berbeda-beda setiap kali dipukul.

Suara tetabuhan dan gong ini menemani alunan melodi yang disebut Sawat. Awalnya Sawat diperkenalkan oleh para pedagang dari Timur Tengah yang datang ke Kepulauan Maluku sambil menyebarkan agama Islam. Suara yang Anda dengar adalah perpaduan indah dari musik Maluku dan Timur Tengah. Memang musik yang saya persembahkan ini sudah terdengar electric; melodi aslinya berasal dari alat musik tiup seperti seruling.

Masyarakat Maluku yang terdiri dari dua kelompok agama besar, yaitu Kristen dan Islam, saling mewarnai budaya dengan kekhasan masing-masing golongan sehingga tercipta sebuah harmoni yang grand. Semoga kerukunan umat beragama dan bersaudara ini tetap terjaga.

Terima kasih kepada Almascatie dari Komunitas Blogger Maluku Arumbai yang telah mengirimkan musik indah ini. Tabea! 😀

Catatan Setelah 6 Tahun Ngeblog

Malam ini saya browsing kembali blog lama saya dan menemukan postingan yang saya tulis tepat setahun lalu, tanggal 13 Februari 2010 bertajuk Catatan Setelah 5 Tahun Ngeblog. Tidak ada salahnya saya kembali merefleksikan pengalaman 1 tahun terakhir dalam beraktivitas tulis-menulis di dunia maya ini.

Setahun telah berlalu sejak saya menuliskan postingan itu, dan banyak perubahan yang terjadi dan tak disangka-sangka. First of all, saya sama sekali tidak mengira bahwa dunia blog akan mengubah diri dan membawa saya sejauh seperti sekarang. Blog yang tadinya hanya tempat menumpahkan curahan hati dan penuh dengan coretan-coretan nirmakna, kini justru membuka dunia baru di depan mata. Saya mencatat beberapa di antaranya:

Continue reading Catatan Setelah 6 Tahun Ngeblog