Mati Daya, Mati Gaya

Sudah lama nih gak hiking naik-turun bukit, menyusuri sungai dan main air di air terjun. Maka jadilah Sabtu kemarin saya dan beberapa teman pergi ke air terjun Curug Nangka di kawasan Ciapus, Bogor. Dengan asumsi tidak banyak pengunjung di bulan puasa, kami bisa bersantai lebih lama tanpa banyak gangguan teriakan riuh para pelancong dan sampah berserakan di sana-sini. Meski tetap saja ada orang yang mandi di air terjun lengkap dengan sabun dan shampoo yang membuat air yang turun menjadi kurang jernih. Ish!

20150620_105144

Ketika baru saja menjejakkan kaki di kawasan wisata Curug Nangka, alarm peringatan baterai hape saya berbunyi. Ternyata semalam saya lupa megisi baterai hingga penuh sehingga baru jam 10 pagi telepon saya sudah meredup tinggal 5%. Wah gawat ini. Mati daya berarti mati gaya! Saya jadi teringat kejadian bulan lalu di mana saya juga lupa mengisi baterai sebelum berangkat ke pantai dan akhirnya saya hanya bisa gigit jari sementara teman-teman narsis dengan latar belakang matahari terbenam. Lalu apa dong solusi mati gaya ini?

Untungnya kawan saya berbaik hati meminjamkan powerbank-nya, yakni Asus ZenPower. Saya tentu melonjak senang, apalagi ketika powerbank-nya saya pegang. Wah, ternyata ukurannya sangat pas di tangan; tidak terlalu besar tapi juga sangat cukup bagi keperluan baterai saya. Tentu saja, dengan kapasitas 10500 mAh, powerbank Asus ZenPower ini sangat mumpuni untuk mengisi baterai saya dari 5% sampai penuh, bahkan daya yang tersimpan masih tersisa banyak ketika teman saya mengambilnya kembali. Wah, boleh juga nih dicari.

Akhirnya sepulang dari air terjun saya menyempatkan diri membeli Asus ZenPower ini. Mulai dari ukurannya ya. Ternyata Asus sengaja membuat ZenPower ini persis seukuran kartu kredit dengan dimensi 90,5 x 59 mm dengan ketebalan 22 mm. Sementara itu beratnya 215 gram. Tapi siapa sangka powerbank ukuran semungil itu ternyata sanggup menyimpan daya 10500 mAh. Pantas saja teman saya kemarin kalem meski saya menguasai powerbank miliknya hingga beberapa jam; ternyata benda sekecil itu sanggup dipergunakan hingga 2x pengisian hape setara Asus Zenfone 2.

Saya tampilkan beberapa gambar dulu ya:

Keren kan penampakannya? Terlihat kokoh karena bahan luarnya terbuat dari aluminium. Pengoperasiannya sendiri sangat mudah. Berbekal kabel pendek seperti gambar di atas yang disediakan di dalam kotak pembeliannya, powerbank ini sangat nyaman dipegang bersama dengan hape. Indikator pengisian baterainya berupa 4 lampu LED. Lampu LED 4 artinya powerbank dalam keadaan full, lampu LED 3 berarti kapasitas 50-75%, LED 2 berarti kapasitasnya 25-50%, sementara LED 1 berarti sisa 0-25%. Sementara pengisian powerbank-nya sendiri bisa menggunakan kabel tersebut yang dicolok ke laptop atau ke listrik dengan bantuan colokan hape.

Sip deh, berarti dengan Asus ZenPower 10500 mAh ini, saya bisa menjelajah Indonesia lebih jauh lagi ke pelosok tanpa harus kuatir mati gaya akibat mati daya. πŸ˜€

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s