Perang Garang Asem

Tau kan apabila suatu daerah memiliki makanan khas yang terkenal ke mana-mana, maka orang-orang akan berlomba-lomba menyajikan makanan tersebut di warung dan restoran mereka lalu melakukan klaim bahwa makanan di tempat mereka nomor 1 rasa dan keasliannya? Ya, semua kecap pasti nomor 1 namun tidak ada yang tau kecuali kita buktikan sendiri.

Lain dengan beberapa jenis makanan yang mudah kita telusuri tempat asalnya sehingga klaim itu tidak bisa diambil, Garang Asem adalah salah satu makanan khas daerah Muria (Jepara, Kudus, Pati) yang sudah menjadi makanan rakyat sehingga sulit dicari dari warung mana ia berasal. Kita hanya bisa mengandalkan informasi dari mulut ke mulut saja, tempat mana yang kira-kira enak makanannya. Jadi, berdasarkan informasi tersebut saya memutuskan untuk mencoba sendiri beberapa tempat guna membandingkan rasanya. Yah, mirip-mirip dengan Perang Bir di Asia Tenggara yang pernah saya lakukan tahun lalu itu. πŸ˜€

Kalinyamatan, Jepara

Di kecamatan yang mengambil namanya dari Ratu Kalinyamat ini saya mampir untuk sekadar mengisi perut sepulang dari Welahan. Itu hanya restoran pinggir jalan biasa dan saya tidak berharap banyak ketika melihat menu makanan. Namun kemudian mata saya tertumbuk pada ‘Garang Asem’, menu ayam berkuah segar yang belum pernah dicoba sebelumnya. Langsung saya pesan dan satu piring berisi bungkusan daun pisang datang tidak lama kemudian. Berikut penampakannya:

Nampak segar sekali ya dengan irisan tomatnya yang kuning-kemerahan. Tampilannya cukup menarik namun saya agak curiga dengan kuahnya yang keruh. Pastinya bukan santan namun entah apa yang menyebabkan kekeruhan tersebut. Rasanya…. enak sih meski saya tidak sampai membelalakkan mata kegirangan. Asamnya tidak terlalu berasa, jadi bolehlah saya beri nilai 65.

Restoran ini terletak tak jauh dari Pasar Kalinyamatan yang sayangnya saya tidak bisa menunjukkan tempatnya lagi karena tidak ada namanya. Namun letaknya kira-kira 200 meter di sebelah kanan Warung Haji Ismun.

Harga seporsinya Rp 13,000.-

Kudus

Menurut beberapa sumber, tempat Garang Asem paling enak di kota Kudus adalah di RM Sari Rasa di Jl. Agil Kusumadya No. 20, tidak jauh dari RSUD Kudus dan kantor DPRD Kudus. Tempatnya nyaman sekali dan tersedia beragam menu enak. Namun karena saya sedang fokus ke Garang Asem jadinya cuma ini yang saya pesan. Berikut gambarnya:

Sedikit berbeda, ya. Tomat yang dipilih adalah tomat muda yang masih hijau. Ternyata menurut seorang kawan, Garang Asem memang lazimnya memakai tomat muda jadi semuanya tampak berwarna hijau cerah. Namun yang saya perhatikan juga adalah kuahnya yang tidak keruh namun juga tidak bening, mirip seperti santan pecah. Rasanya menyegarkan namun kuah yang pecah itu menyebabkan airnya terasa bertekstur dan bumbunya tidak menyatu. Saya beri nilai 80 deh.

Harga seporsinya sekitar Rp 15,000.-

Mlonggo, Jepara

Tempat yang satu ini terletak di kecamatan Mlonggo, Jepara dan dapat ditempuh sekitar 15 menit dari pusat kota. Lokasinya cukup mudah diingat. Teruslah berjalan ke arah Bangsri. Begitu sampai di pertigaan Srobyong yang berseberangan dengan kantor kecamatan Mlonggo, maju sedikit pelan-pelan hingga 100 meter sampai Anda menemukan spanduk Garang Asem – Sop Balungan – Soto Kebo – Soto Ayam Semarang. Kalau Anda tiba di Alfamart di kiri jalan berarti Anda sudah kelewatan sedikit. Begini penampakan tempatnya:

Tempat ini memang lebih sering sepi di luar jam makan siang dan kadang tirainya agak tertutup. Namun warung ini tetap buka; ia hanya tutup pada hari-hari besar Islam. Sila berkunjung ke tempat ini mulai jam 9 pagi hingga menjelang sore. Menu utamanya ya hanya empat macam itu tadi. Berikut penampakan Garang Asem-nya:

Tampilannya boleh jadi biasa saja, mungkin juga karena faktor kamera saku saya yang biasa saja kualitasnya. Namun coba perhatikan baik-baik kuahnya. Bening sekali, bukan? Ketika suapan pertama masuk ke mulut terasa ada yang menyentak di lidah, yakni rasa asam menyegarkan yang membangkitkan selera untuk melahapnya sampai habis. Rempahnya kaya dan pas menyatu di lidah dan langit-langit mulut. Yang dominan memang rasa asam namun tidak pekat. Tomat dan cabainya segar, kuahnya terasa ringan. Saya beri nilai 90 untuk Garang Asem Mlonggo!

Harga seporsinya adalah Rp 14,000.-

Tips memesan:

Pada prinsipnya penjual Garang Asem akan memotong satu ekor ayam kampung menjadi empat bagian lalu dipotong lagi kecil-kecil. Mengingat ayam kampung memang kurus, jangan kaget kalau Anda mendapati daging ayamnya sedikit dan bahkan Anda melihat potongan kepala ayam di dalam bungkusan daun pisang tersebut. Jika Anda tidak suka, pesanlah hanya Garang Asem yang berisi daging di dalamnya. Mungkin Anda harus membayar lebih mahal namun kepuasannya sangat terbayar.

Mau coba Garang Asem? Yuk, ke Mlonggo. πŸ˜€

Advertisements

33 thoughts on “Perang Garang Asem

  1. wah kaget klo Garang Asemnya pake ayam, di Jombang biasanya pake ikan gitu. Jangan tanya ikan apa karena gak ngerti jenis ikannya haha… tapi emang susah juga cari masakan ini di rumah makan. Dan lagi beberapa garang asem yg pernah saya cicipi agak kuning gak bening πŸ™‚
    Ah ngileeeeeer ooooooom >__<

    Like

  2. waaaaaah…
    di gang jengkol persis sebelah brimob kelapa dua depok juga ada yang jual tuh om. “warung solo” namanya. harga nya Rp7000 tanpa nasi. selain ayam ada garang asem ikan dan ati ampela. sayangnya ayam yang di pake ayam negri. dan kuahnya memang keruh.
    tapi lumayan lah buat anak kost πŸ˜€

    Like

  3. Ada resepnya nggak Bang? Lumayan bisa dibuat di sini soalnya di sini kan tidak ada warung yang menjual garang asem… *slurups* hehehe… melihat penampakan kedua dan ketiga, sepertinya mungkin memang bener tomat yagn dipakai kudu tomat muda (warna hijau)?

    Like

  4. didaerah saya di situbondo om, garang asem itu make ikan
    biasanya disebut ikan putihan kalo dalam bahasa madura
    dan garang asem buatan ibu di rumah jadi makanan favorit saya sejauh ini

    belom pernah saya nyoba yang versi ayam gini
    hehehe

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s