Selamat Datang di Kantor Pajak Bekasi

Kemarin siang saya menyempatkan diri berkunjung ke kantor pajak, yakni KPP Pratama Bekasi Selatan yang kantornya menjadi satu dengan KPP Madya Bekasi guna mengambil formulir SPT 2012. Antrian di kantor pajak tersebut sangat cepat dan efektif; sebuah acungan jempol bagi kecekatan pelayanan petugas pajak. Namun ada satu hal yang menarik perhatian saya. Di lobby yang dulunya luas kini terbagi menjadi dua dengan dibatasi dinding kaca untuk membedakan ruang pelayanan KPP Pratama Bekasi Selatan dengan KPP Madya Bekasi. Pada pintu masuk ke ruang KPP Madya Bekasi tertera ucapan selamat datang dalam beberapa bahasa.

Jadi urutan bahasa-bahasa tersebut adalah:

1. Bahasa Indonesia

2. Bahasa Inggris

3. Bahasa Cina (karakter yang disederhanakan sesuai keputusan pemerintah Cina tahun 1948)

4. Bahasa Cina (karakter lama yang masih dipakai di Taiwan hingga kini)

5. Bahasa Korea

6. Tidak tahu, kemungkinan besar huruf-huruf Bahasa Hindi

Saya menemukan kejanggalan pada papan ucapan selamat datang ini. Yakni baris ke-5 (Bahasa Korea) hanya tertulis ‘환영’ (hwan-yung); padahal seharusnya ucapan selamat datang yang benar dalam Bahasa Korea adalah ‘환영 합니다’ (hwanyung hamnida).

Mari kita lihat sisi sebaliknya, yakni ucapan terima kasih dalam berbagai bahasa tadi. Asumsi saya kalau di depan urutan bahasanya demikian, berarti di belakang harusnya sama dong.

Namun ketika bergerak ke  belakang, saya terkejut karena mendapati perbedaan mencolok:

1. Bahasa Indonesia

2. Bahasa Inggris

3. Bahasa Cina (karakter yang disederhanakan sesuai keputusan pemerintah Cina tahun 1948)

4. Bahasa Jepang

5. Bahasa Korea

6. (Kemungkinan Bahasa Hindi)

Lah kenapa tiba-tiba jadi ada Bahasa Jepang di situ? Padahal di depan tadi gak ada loh.

Selidik punya selidik, sepertinya terjemahan tadi diambil dari Google Translate. Kalau kita mengetikkan ‘Selamat Datang / Welcome’ di situ dan memilih Bahasa Jepang, yang keluar adalah ‘歓迎’. Memang benar karakter itu juga berarti ‘selamat datang’, namun yang lazim digunakan orang Jepang adalah ‘ようこそ’ (yokoso).

Bagi orang yang tidak mengerti, papan ucapan selamat datang dan terima kasih tadi sungguh cantik dan mencerminkan pelayanan yang baik. Saya pun berpandangan demikian: para petugas pajak sengaja memasang papan seperti itu guna menyambut ramah warga Indonesia dan asing yang berkunjung ke kantor mereka. Namun pemasangan ucapan selamat datang tanpa memperhatikan kaidah bahasa asing yang benar dan diduga hanya mencomot dari Google Translate amat disayangkan. Kita tentu sudah tahu bahwa Google Translate tidak boleh dijadikan acuan baku karena sifat layanannya yang longgar; siapa pun boleh mengunggah kata-kata baru atau mengedit yang sudah ada.

Saya pun tertawa lepas di kantor pajak. Semoga pelayanan kantor pajak Bekasi Selatan / Bekasi tetap serius dan efektif, tidak semain-main papan ucapan selamat datangnya. 😉

Advertisements

39 thoughts on “Selamat Datang di Kantor Pajak Bekasi

  1. hihihi.. jeli sekali om memperhatikan ini
    kesimpulannya hasil terjemahan google translate harus diconfirm lagi ke om brad :))

    Thanks yah om sudah share
    **Belajar untuk lebih hati-hati dan teliti dalam bekerja

    Like

    1. boleh, tapi prinsip saya adalah berbagi. jadi setiap minggu saya akan membawa segambreng anak2 deBlogger utk dibayarin PHD sama murid saya. gimana?

      Like

  2. hahaha, mungkin kantor pajak itu lagi bukan kelas Multibahasa ya?, apalagi papan tulisnya berwarna putih, itu mirip di kelas kursus2 bahasa, kalau memang mau terlihat profesional, lha diganti dong dgn lebih keren, pakai desain yg bagus toh, khan sekarang udah era digital. Apalagi kalau ada poster perempuan dari masing2 negara yg sedang tersenyum. Misalnya dari jepang ada Maria, #eh,

    Like

  3. Ya, ini seperti menyelamatkan ikan yang terdampar saat banjir dengan membawanya pulang menaruh dalam selimut hangat dan menuangkan kopi panas dimulut si ikan. Maksud baik itu saja tidak cukup :).

    Like

  4. Singkat, hemat dan praktis..Menggunakan google translate, mungkin ingin mengikuti pelayanan kantor pajak yg sudah effisien itu mas..Lah kok gak nyari konfirmasi sejenak kepada ahlinya ya..Itu kantor kan levelnya sangat terhormat

    Like

  5. Opa sudah pernah mampir kantor saya? Dijamin nggak ada papan ucapan selamat datang. Apa karena bukan kantor pelayanan umum? Apa karena nggak ada budgetnya ya?

    HAHAHAHA…

    Like

  6. salah satu jenis pelayanan prima dari kantor pajak 🙂
    klo salah, harap dimaklumkan ya..
    klo bisa malah dikasih tau ke petugasnya aja biar dibenerin hehehe..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s