Monthly Archives: March 2011

Andai Bisa Remote Kerjaan

Hello hello hello!

Sudah beberapa hari blog ini saya tinggalkan, jarang pula berkunjung ke blog teman-teman. Maafkan 😦

Ah OK, saya ingin membahas sebuah pertanyaan yang menarik yang muncul di blog DailyPost hari ini: Andaikan kamu bisa melakukan pekerjaan dari mana saja di dunia ini, di mana kamu akan tinggal?

Jadi bener-bener remote kerjaan, gak perlu sekalipun menjejakkan kaki di kantor. Ah, sepertinya saya tau di mana saya ingin tinggal.

Continue reading Andai Bisa Remote Kerjaan

Pray For Japan

Today Japan was hit by probably the biggest earthquake ever recorded in the country. Events are still unfolding as tsunami warning hasn’t been uplifted in several countries across the Pacific, however the tidal wave is reported to have swept Miyagi and Sendai and claimed 22 lives.

Hope that my friends in Japan, Hawaii, Palau, Guam and the Philippines are safe. Been reading tweets from Indonesian friends in Tokyo and aftershocks are still felt even as I’m typing this blog post. My brother in Manado, North Sulawesi also posted his concerns over Facebook and that people are possibly evacuating to higher grounds tonight. 皆さん気をつけてくださいね。。。

Here’s a video that has just been uploaded.

 

Maturing with Kahitna

AXIS Java Jazz Festival 2011 telah selesai digelar. Perhelatan tahunan yang berlangsung pada tanggal 4, 5, 6 Maret 2011 ini menghadirkan seabrek musisi jazz Indonesia dan internasional dari total 14 negara. Bintang-bintang di dunia musik jazz yang paling ditunggu-tunggu kehadirannya antara lain Santana, George Benson, Fourplay, Kilimanjaro, dll. Namun ternyata tidak semua yang tampil adalah musisi jazz. Panitia memberikan ruang yang cukup bagi para musisi dari genre lain untuk menunjukkan kebolehannya di panggung. Tercatat nama-nama seperti RAN, Java Jive, dan Kahitna yang sukses menarik perhatian penonton.

Salah satu penampilan yang memukau adalah Kahitna yang akan saya soroti di sini.

Continue reading Maturing with Kahitna

I Need You Now

Pernahkah Anda mendengar sebuah lagu atau menyaksikan penampilan di panggung yang begitu mengguggah sehingga membuat Anda berurai air mata haru, bahkan tetap terharu setelah mengunduh penampilan tersebut dan menyaksikannya berulang kali? Saya sih sering kadang-kadang mengalaminya. 😀 Salah satunya adalah penampilan dari Stefano Langone di ajang American Idol 2011. Pemuda berusia 21 tahun ini sempat terkena musibah kecelakaan yang hampir merenggut nyawanya sebelum bangkit kembali dan meneruskan impiannya menyanyi sampai ke babak final American Idol.

Namun terlepas dari kisah hidupnya, Stefano yang memiliki kualitas suara yang sebenarnya masih di bawah beberapa kontestan lain ini mampu memikat penonton dengan penampilannya yang selalu bersahaja dan emosi yang melekat dengan lagu yang ia bawakan.

Seperti penampilan satu ini: I Need You Now yang aslinya dibawakan oleh Smokie Norful. Perhatikan lirik lagu yang berisi doa.

Not a second
Or another minute
Not an hour
Or another day

The agony of being alone
The fear of doing things on my own
The test and trials that come to make me strong
The feelings of guilt, hurt, shame, and defeat
The way the trials that beat upon me
But to know Lord that in you I’ve got victory

Bagaimanakah Stefano membawakan lagu ini? Saksikan videonya di bawah. Semoga menjadi berkat! 😀


Blogging: Sexy or Old School? (2)

Menyambung posting saya minggu lalu tentang fenomena blogging yang menurun di kalangan remaja menurut The New York Times, kali ini saya akan menampilkan hasil wawancara yang dilakukan terhadap dua blogger berdasarkan kriteria yang saya posting di tulisan sebelumnya tersebut. Saya akan tampilkan hasil diskusi keduanya pada dua tulisan berbeda; jadi tulisan kali ini saya membahas hasil diskusi dengan satu responden saja. Sebagai catatan: pandangan yang terpapar di sini lebih merupakan pandangan pribadi si responden sehingga tidak mencerminkan kondisi umum.

Continue reading Blogging: Sexy or Old School? (2)

Menangis Semalam (2)

Depok, 15 September 1999.

Matanya sembab. Sudah dua minggu ini Rina terjebak gundah memikirkan kekasihnya yang entah ke mana dan hanya tergantikan oleh sebaris puisi.

Tahukah kamu semalam tadi aku menangis mengingatmu?
Tahukah kamu bahwa gapaianku tinggi untuk meraihmu
namun pupus oleh kungkungan tangan-tangan itu?

Di kaki Rina masih tergelak koran pagi bertanggal sepuluh hari sebelumnya: “Rakyat Timtim memilih merdeka.”

***

Continue reading Menangis Semalam (2)

Java Jazz: As It Happens

Greetings to you LIVE from the AXIS Java Jazz Festival 2011 😀

Yep, I’m finally here and have been enjoying a day of feast to the soul. Sedari siang tadi saya sudah banyak mendengarkan performance ciamik dari banyak musisi jazz Indonesia maupun internasional. But hey, I’m gonna highlight a few. More stories coming to you within a day or two with pictures. Sorry I failed to upload any picture today so you just have to bear with my stories. 😀

Continue reading Java Jazz: As It Happens

Menangis Semalam

“Datanglah”

Sebutir kata itu muncul di layar ponselku pagi ini. Tubuh yang lelah setelah berkutat di depan laptop semalaman langsung terjaga. Mental clock-ku memang boleh dibilang hebat; aku tidak memerlukan jam weker untuk bangun pagi. Cukup menanamkan keyakinan ke otak untuk bangun pada jam tertentu dan menambahkan alasan yang valid biasanya sudah cukup. Namun pagi ini jam alamiah itu meleset. Aku justru baru terbangun dua jam kemudian setelah mendengar dering SMS.

Dengan sekali sentak aku menyingkapkan selimut lalu beranjak ke arah jendela. Matahari yang meninggi menyusupi sela-sela gorden menambah cerah kamar kos yang baru kutempati seminggu terakhir. Masa-masa mengajar di Jakarta telah berlalu dan kini aku bersiap memulai karier baru di Bali. Semua kenangan manis kubawa dan yang buruk kutinggal di Jakarta. Yakin semua sudah terpilah rapi? Ya, sepertinya sudah semua. Aku melirik kembali ponselku yang tergeletak di atas tempat tidur.

Kecuali yang itu….

***

Continue reading Menangis Semalam