Ucapan Salam ala Indonesia

Berawal dari selintas percakapan dengan Zool, seorang blogger dari Malaysia tentang ucapan salam yang saya kicaukan di twitter. Awalnya saya tidak mengerti mengapa beliau bertanya apakah normal bagi orang Indonesia untuk berkata “Selamat Pagi” bila bertemu. Saya jawab memang itu biasa, sedangkan Zool memberitahu kalau di Malaysia salam itu ternyata tidak lazim diucapkan oleh orang Melayu.

Akhirnya kami bersepakat untuk menulis di blog masing-masing tentang ragam ucapan salam yang biasa terdengar di Indonesia maupun Malaysia. Berikut ini adalah beberapa ucapan salam yang biasa kita lakukan.

1. Selamat pagi

Atau siang/sore/malam tergantung waktu pada saat itu. Salam ini mungkin yang paling umum kita ucapkan dan netral digunakan oleh semua orang tanpa memandang suku atau agama. Namun ternyata situasi di Malaysia berbeda; salam ini hanya diucapkan oleh orang-orang non-Melayu. πŸ˜€

2. Assalamualaikum

Semoga ejaannya benar ya. Salam ini tentu khas diucapkan oleh mereka yang beragama Islam. Apabila disampaikan pada sebuah acara resmi dan yang berbicara adalah Muslim, maka ia akan mengawali dengan ucapan Assalamualaikum lalu diikuti dengan ‘Salam Sejahtera’ untuk menyapa yang beragama lain pula. Namun tidak semua yang Muslim melakukan ini dan banyak juga yang tetap dengan salam seperti di atas terutama dalam pertemuan informal. Lalu biasanya si Muslim akan membaca situasi juga; jika ia sadar bahwa yang dihadapinya beragama lain, maka ia akan kembali ke ucapan ‘Selamat pagi’.

3. Memakai bahasa daerah

Oh kalau yang ini contohnya banyak sekali. Mulai dari Wilujeng Enjing (Sunda), Horas (Batak), Sugeng Enjang (Jawa), Malam Bae (Sulawesi Utara), Tabea (Maluku/Papua), dan banyak lagi yang saya sendiri tidak tahu. Namun ucapan-ucapan salam dalam bahasa daerah ini hanya akan keluar apabila bertemu dalam komunitas daerah itu saja.

4. Salam-salam informal lain

Ucapan salam seperti Hey, what’s up, dude?! atau Kemana aja lu gak keliatan?! juga umum terdengar. Namun orang hanya akan mengucapkannya di saat-saat informal dan hanya kepada lawan bicara yang dikenal baik.

5. Salam-salam ‘eksklusif’

Ah, pasti Anda sudah pernah mendengar salam-salam seperti ‘Salam Sukses’, ‘Salam Persahabatan’, ‘Salam Blogger, atau ‘Salam Persohiblogan’ kan? Untuk yang seperti, honestly, saya suka tertawa mendengarnya. πŸ˜€ Salam seperti ini biasa terdengar di komunitas-komunitas tertentu saja sehingga saya menganggapnya eksklusif.

Demikian beberapa ucapan salam yang biasa kita dengar di Indonesia. Ada yang mau menambahkan?!

By the way, tulisan Zool tentang ucapan salam di Malaysia dapat disimak di:

http://ligakampung.com/blog/ayat-bila-bertemu/

Tapi tunggu. Klik link-nya nanti aja tanggal 1 April ya, soalnya trafik blog Zool begitu tingginya sehingga jatah bandwith untuk bulan Maret ini habis dan dia malas menambah bandwith ekstra hanya untuk 2 hari. Hehehe

Advertisements

54 thoughts on “Ucapan Salam ala Indonesia

      1. orang melayu muslim di Malaysia ada juga mengucapkan selamat pagi tapi kebiasaanya kepada non-muslim. jarang mengucapkan selamat pagi atau selamat sejahtera kepada sesama muslim.. πŸ™‚

        Like

  1. Hehehe.. Salam yang lebih kurang cam kat Malaysia cuma yang bahasa daerah tu saya terlupa nak buat. kalau kat indonesia lagi banyak bahasa daerah . mesti penat kalau nak tulis satu-satu kat entri kan…

    p/s :- heheheh. bandwith blog memang dah habis utk mac ni.. tak berapa tinggi sangat trafiik. cuma 1K + sehari je… lepas tu kongsi dgn satu blog english . tu yg cepat abis. ingat nak jual blog english tu.. tak aktif sgt..

    Like

  2. sering saya mendengar salam “assalamualaikum” yang diucapkan oleh non-muslim dalam forum resmi, menurut saya hal tersebut tidak benar – bagaimana menurut anda?

    Like

    1. menurut saya itu tidak masalah, sebab orang Kristen di Timur Tengah pun mengucapkannya juga. Tidak ada bedanya dengan ucapan ‘Salam Sejahtera’ dalam Bahasa Indonesia

      Like

    2. Memang ada perbezaan pendapat antara satu sama lain..
      Saya bukan pakar dalam agama tapi rasanya ia tidak salah kerana ianya bahasa Arab yang membawa maksud ‘salam sejahtera ke atas kamu ‘…

      Like

      1. Wah kalau macam tu senang la..
        kalau dengar orang beri salam β€œSemangat Pagiiii!!!” kat kedai kopi boleh cepat-cepat cabut.. buat-buat dah habis minum.. hehehehe

        Like

  3. wah…. kalo di surabaya itu “j*nc*k nang di ae kon, suwe ngak ketemu” hahaha πŸ˜€

    oh iya beragam banget salam buat menyapa saudara2 kita, maklum kan kita beragam budaya..

    oh iya sy bisa buka koq blognya zool πŸ˜€

    Like

  4. seru juga yah banyak salam di Indonesia ini…ada yang menggunakan cara agamanya masing – masing, daerahnya masing -masing..sampe salam gaoolllll….
    tapi SENYUM adalah salam yang universal…..trust me, it’s works….

    Like

  5. Satu lagi, kebiasaan ucapan dalam SMS orang Indo macam mana ya? Kami di Msia, biasa guna pkataan SALAM untuk mulakan chat.
    eg.

    “…SALAM. HARI INI ADA DISCUSSION DI DEWAN KULIAH B. SILA HADIR YA. TQ.”

    Like

  6. saya jadi teringat pas sy dl magang di jakarta, kebetulan ngekos di daerah pejambon, jkt. Kmd ibu kos yg berasal keturunan dan jawa-belanda beliau mengatkan rule of play di kosan trsbt salah satu nya HARUS selalu mengucapkan SALAM (Selamat pagi). diawal berasa aneh mungkin, krn kebiasaan kami di jawa tengah cukup dengan senyum atau dengan memunggukkan badan dirasa sudah cukup, tapi selama hampir 2 bulan sy hrs terbiasa dengan itu. Dan ternyata imbas dr itu semua adalah adalah kita bisa memberikan aura positif dan semangat di pagi hari untuk lawan kita. Suer deh ini sudah saya rasakan sendiri. apalagi ditambah dengan 1 senyuman sepanjang 2 cm *tapi janganlupa sikat gigi dulu hehehe

    Like

    1. jawa belanda? wow, mesti cantik kan?! hehe. eh tapi itu kebiasaan bagus.
      *jadi membayangkan harry mengucap salam dengan cerah di kantor*
      *tak lupa dengan rumbai-rumbai*

      Like

  7. Kalo Pencinta Alam seluruh Indonesia ngucapin salam (baik saat bertemu maupun berpisah) dengan “Salam Lestari”… Maksudnya mendoakan lawan bicara beserta alam di lingkungannya tetap lestari.

    Good Post.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s