Catatan Setelah 6 Tahun Ngeblog

Malam ini saya browsing kembali blog lama saya dan menemukan postingan yang saya tulis tepat setahun lalu, tanggal 13 Februari 2010 bertajuk Catatan Setelah 5 Tahun Ngeblog. Tidak ada salahnya saya kembali merefleksikan pengalaman 1 tahun terakhir dalam beraktivitas tulis-menulis di dunia maya ini.

Setahun telah berlalu sejak saya menuliskan postingan itu, dan banyak perubahan yang terjadi dan tak disangka-sangka. First of all, saya sama sekali tidak mengira bahwa dunia blog akan mengubah diri dan membawa saya sejauh seperti sekarang. Blog yang tadinya hanya tempat menumpahkan curahan hati dan penuh dengan coretan-coretan nirmakna, kini justru membuka dunia baru di depan mata. Saya mencatat beberapa di antaranya:

1. Pasang-surut URL Blog

Saya memulai tahun 2010 dengan membuat blog di layanan gratisan WordPress.com dengan identitas Ambon Kaart dan mulai menulis. Sekitar bulan Mei, atas desakan beberapa teman, saya memutuskan membeli domain dan hosting sendiri yaitu indobrad.web.id dan memindahkan sebagian postingan saya ke sana. Namun apa daya, perjalanan blogging dengan domain dan hosting berbayar tersebut tidaklah mulus. Ada banyak masalah yang berkaitan dengan hosting company, utamanya blog yang sering error. Saya mengambil langkah drastis dengan pindah ke hosting company lain di bulan Juli. Namun ternyata masalah yang sama timbul lagi di sana dan bahkan lebih parah; padahal saya sudah berlangganan di hosting company yang katanya terpercaya dengan tarif yang lebih mahal pula.

Akhirnya setelah berpikir masak-masak, saya putuskan kembali pindah ke blog gratisan dengan membuat sebuah blog baru lagi dengan mempertahankan identitas indobrad. Banyak yang menyayangkan langkah saya ini. Namun saya punya argumentasi sendiri, yaitu bahwa saya tidak ingin passion saya dalam menulis terganggu dengan urusan server yang memusingkan kepala dan menghilangkan fokus saya dari yang seharusnya.

2. Fokus Penulisan

Tahun lalu saya menulis tentang ketiadaan ‘warna yang kuat’ pada tulisan yang dihasilkan, dalam arti tidak ada niche tertentu yang dikembangkan. Sepanjang tahun ini nyatanya saya juga tidak beranjak dari jenis blog ‘gado-gado’ ini. Namun kini saya tidak lagi memandang itu sebagai kelemahan. Dengan mempertahankan topik yang beragam, saya membuka diri untuk setiap ide menulis.

3. Frekuensi & Kualitas Tulisan

Thank God setahun ini saya cukup konsisten dalam menulis. Tidak ada lagi masa hiatus dan dalam sebulan saya dapat menyelesaikan beberapa postingan meski ada pula masa pasang-surutnya. Masa paling tidak produktif adalah Juni 2010 dengan 2 postingan saja; selebihnya cukup baik dengan 10 posting ke atas per bulan. Dari segi kualitas cukup ada kemajuan. Isi blog tidak lagi fokus pada masalah pribadi namun sudah membuka mata terhadap apa yang terjadi di sekeliling saya dan gaya citizen journalism mulai terlihat, meski masih mencari-cari pendekatan penulisan yang pas. Saya sempat mengembangkan gaya memasang kartun di setiap akhir tulisan, namun rupanya tidak berjalan baik.

4. Berbagi di Komunitas

Inilah highlight dalam dunia blogging saya sepanjang tahun ini; terserap dan bergerak di komunitas blogger. Diawali dengan kopdar karaoke di Komunitas Blogger Depok pada Februari 2010, seterusnya aktivitas di deBlogger mengalir begitu saja dengan rangkaian acara ulang tahun, lomba blog, dan sederet partisipasi lain. Saya juga bergabung di mailing list Komunitas Blogger Bogor dan Komunitas Blogger Bekasi, meski akhirnya partisipasi tersebut pasif.

Menjelang akhir tahun dan terutama setelah acara Pesta Blogger+ 2010 selesai, saya mulai menjalin komunikasi dengan teman-teman di Komunitas Blogger Maluku dan membantu dari jarak jauh, yakni dalam pemeliharaan portal. Kondisi portal sempat naik-turun hingga akhirnya bulan Februari 2011 ini teman-teman di Maluku meluncurkan portal sekaligus nama komunitas baru, yakni Arumbai.org. Tidak hanya di Maluku saja, saya juga menjalin pergaulan cukup intense dengan teman-teman Komunitas Blogger Makassar Anging Mammiri. Saya bergabung di mailing list yang sangat berisik itu sejak beberapa bulan terakhir. πŸ˜€

Jejak-jejak interaksi itu kini terlihat pada ketiga banner komunitas blogger yang terpampang di blog saya (deBlogger di atas; Arumbai dan Anging Mammiri di samping).

deBlogger

5. Penghargaan

Salah satu kebanggaan saya pada tahun ini adalah keberhasilan di Lomba Blog XL Net Rally PB 2010 dan 10 Nominator Writing Contest PB 2010. Prestasi yang cukup OK untuk seorang pemula. πŸ˜€ Anggaplah ini sebagai bonus menarik untuk hobi menulis yang saya kembangkan. Saya berencana lebih serius lagi dalam menulis untuk lomba-lomba seperti ini. Hadiah memang asyik, namun yang lebih penting adalah ketajaman dalam menulis akan menjadi reward sepanjang masa bagi saya.

 

XL Net Rally PB 2010

***

Demikianlah setahun perjalanan blog saya antara 13 Februari 2010 dan 13 Februari 2011. Blogging adalah dunia baru yang menarik. Semoga tahun ini pun dapat menjadi berkah.

Saya mengucapkan terima kasih pada sahabat-sahabat pembaca yang telah meluangkan waktu membaca setiap tulisan dan memberi semangat dan kritik. Terlebih lagi kepada sahabat-sahabat komunitas blogger yang telah menjadi rekan-rekan di luar internet dan saling membangun, I owe a big gratitude to you all. πŸ˜€

 

Advertisements

42 thoughts on “Catatan Setelah 6 Tahun Ngeblog

  1. wow 6 tahun, hormat pada senior *menjura*

    sayang, sekarang saya rada2 latah bingung menulis lagi, ndak seintens dulu lagi, apalagi opa brad rajin banget nulis, bagus-bagus lagi, ajarin dong πŸ˜€

    Like

  2. Saya baru mulai ngeblog beberapa tahun lalu, jauh lebih muda dari om Brad. Awalnya saya terpesona membaca posting seorang peneliti LIPI yang juga seorang dosen. Karena saya anggap cocok dengan kondisi saya waktu itu, butuh tempat untuk mengeluarkan uneg-uneg, akhirnya saya belajar ngeblog secara otodidak. WP adalah template yang saya gunakan sampai saat ini.
    Karena malas blog saya udah lama gak di-update, hiks…
    Dunia blog telah mempertemukan saya dengan banyak orang lewat alam maya.

    Like

  3. Point 1:
    Mana lagi bagus. Menggunakan domain web.id atau .com?

    Saya fikir .com lagi bagus. web.id terlalu indonesia, kesannya ilmu dalam blog ini tidak mahu dibaca oleh rakyat bukan indo.

    Domain .com atau .wordpress.com baru lah lebih universal, dan ilmu dapat dikongsi serata.

    Like

    1. good point! but my answer would be: it’s all up to the site owner. ‘kesan’ sifatnya subjektif saja, tidak objektif. saya menggunakan domain .web.id bukan karena blog saya tidak boleh dikunjungi orang Malaysia, namun karena sekedar menegaskan identitas sebagai orang Indonesia. Again, subjective opinion, right?!

      Bagaimana dengan blogger yg menggunakan domain .my? No problem, saya ada satu blog yang sering dikunjungi. πŸ˜€

      Like

  4. Perghh.. Lamanya bard blogging.. Jai baru 2 bulan…he3. Papepun, tahniah sebab dapat betahan lama.. Di Malaysia, paling sekejap buat blog seminggu je, lepas tu, mood hilang.. Hati kena kuat kan sebab macam2 ragam ada dalam dunia blog ni..

    Like

  5. waaah selamat yang ke 6 ya om…
    berarti saya setengahnya Om Brad,
    Om Brad ngeblog dari 6 tahun yang lalu, nah saya 3 tahun yang lalu
    Om Brad ultah blognya tanggal 13 Februari kemarin, nah saya tanggal 23 yang akan datang tuh tahun ke 3 saya..
    sama-sama Februari ya Om… πŸ˜€

    Like

  6. saya bermula blogging agak lewat juga..tahun 2007 baru bermula secara serius.. baru nak masuk 4 tahun bulan 7 ni.. tentang hosting tu rasanya pasti ada blogger2 lain di indonesia blh memberi cadangan hoster terbaik.. atau adakah masalah sebab domain .id tu? saya pun tak pakai .my walaupun ramai blogger di malaysia yang pakai.. lebih global

    Like

  7. Subhanallah, ruar biasa!
    Semoga saya bisa mengikuti jejak Opa ya, padahal yang punya cita-cita jadi penulis istri saya lha koq jadi saya yang nge-blog hi hi hi …
    Btw, setelah baca postingan ini saya jadi tau performa Opa, cukup mirip lah dengan gravatar-nya (simple as that … tapi terkenal) he he he.
    Nice to lend you a big gratitude, Opa πŸ˜€

    Like

  8. Wuih jadi atuut nih ngga bisa melihara blog saya yang rencananya mau dibaca sama anak dan cucu dimasa depan hehe..

    tapi gapapa, demi mimpi the unggul center harus berbentuk ORG πŸ™‚

    mohon bantuan dan doanya biar ngga terbengkalai …

    Like

  9. astaga, bulan Januari kmaren tepat 2 taon sy ngeblog, kok bisa lupa ya, ga posting? huaa,, baru dua taun aja dah megap megap, salut euy yg bisa bertahan sampe 6 taon πŸ˜€
    semoga bisa meniru kekonsistenannya om *menjura*

    Like

  10. belum cukup jam terbangnya untuk tetap eksis di dunia perblogeran seperti om brad,. mencoba untuk terus tetap menulis sepanjang hayat, seberapa pun sedikitnya tulisan yang dihasilkan,.
    semangat om!

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s