Dokumenter: Mereka Yang Terabaikan

Minggu lalu saya menyaksikan sebuah video dokumenter dari Metro TV. Video ini mengisahkan kehidupan kaum eks-pengungsi Timor Timur di Nusa Tenggara Timur yang masih bertahan hidup dalam segala keterbatasan setelah 11 tahun berlindung dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Yang menjadi sorotan utama adalah putusnya anak-anak sekolah karena ketiadaan biaya dari orang tuanya.Β  Sehari-harinya mereka menggantungkan nasib dengan menjadi supir angkot atau berjualan.

Inilah satu lagi potret buram kaum yang termarjinalkan di tengah negara yang katanya membanggakan diri dengan pencapaian ekonomi signifikan sepanjang tahun 2010 lalu. Ironi yang luar biasa, bukan?! 😦

Saksikan videonya di sini: ο»ΏMereka yang Terabaikan.

*Mengenang kembali Negeri Oebello, Kabupaten Kupang, NTT. God be with them!*

Advertisements

16 thoughts on “Dokumenter: Mereka Yang Terabaikan

  1. yaahh..miris memang..:(
    apalagi mengingat kalau mereka itu adalah orang2 yang memilih bergabung dengan NKRI.
    beberapa tahun lalu saya juga pernah ketemu pengungsi TimTim muslim di Makassar yang terpaksa nebeng di Masjid tanpa tahu harus ke mana.
    sayangnya waktu itu saya belum pinter nulis jadi kisah mereka menguap begitu saja. entah di mana mereka sekarang

    eh, blog berbayarnya gak aktif lagi..? main di sini sekarang ? pantesan yang itu gak update2 lagi

    Like

    1. saya pun menduga, setelah dokumenter itu disiarkan gak akan ada perubahan banyak.

      blog berbayar masih aktif bro, tapi sementara gak diupdate dulu lah. mendingan utk usaha aja. stress kalo ngeblog di situ, makan ati sama hostingnya. hehehehe

      Like

  2. miris memang. tapi ya begitulah kenyataannya. masih banyak saudaraku yang terlantar. bahkan dalam kasus TimTim, aku kehilangan salah satu keluargaku di sana. aku masih mencarinya hingga kini. namanya Sali Pelu. Ia seorang wartawan dan tak berkabar hingga kini… 😦

    Like

    1. oh iya, saya masih ingat ceritamu tentang Sali Pelu. Coba aja tanyakan pada beberapa media di Timor Leste. siapa tau ada yg kenal πŸ˜€

      Like

  3. Miris? Pasti!
    Setelah itu? Tak ada apa2.
    Mau nyalahin pemerintah? Hehehe
    Bagaimana dengan LSM2? Sibuk sama urusan yang ada duitnya.
    Jadi gimana? Ya ga gimana2.

    Like

      1. klo dulu masih single, saya berani ngomong gini gitu om πŸ˜€
        tapi sekarang, klo cuma bilang mesti gini gitu, omdo! ga langsung berbuat? ah malu …

        mungkin nanti bisa dimulai dari event Pesta Blogger 2012, melakukan sesuatu yang bisa jadi berarti buat saudara2 kita di sana?

        Mungkin lho … tapi concern setiap orang/even kan bisa beda2 … πŸ™‚

        udah ah jadi ngelantur kemana2 kan saya hohoho

        Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s