Pengertian Domain dan Hosting Indonesia

Bagi kita yang memiliki blog sendiri tentu mengetahui bahwa ada blogger yang menulis di blog gratisan yang biasanya menggunakan layanan dari Blogspot dan WordPress. Namun banyak pula blogger yang tidak menggunakan kedua layanan tersebut dan memilih menggunakan dotcom sendiri untuk mempublikasikan tulisannya. Selain itu, ada juga yang bukan blogger namun menggunakan internet untuk menjalankan kegiatan usaha baik menggunakan domain sendiri atau menumpang di tempat yang gratisan. Saya tergelitik untuk mencari perbedaan kedua jenis ini, yaitu blog gratisan dan blog yang menggunakan nama sendiri, pada tahun lalu ketika saya mulai aktif lagi di dunia blog. Pada waktu itu saya bersikukuh menggunakan layanan gratisan dengan alasan: gak mau ribet. Argumentasi yang saya kemukakan adalah bahwa blog gratisan tidak harus diperbarui setiap tahun dan tidak pula memerlukan biaya. Selain itu kalau suatu saat saya tidak menulis lagi, tulisan di blog saya tidak akan hilang karena lupa memperbarui layanan blog tersebut sehingga akun saya terhapus.

Namun seiring perjalanan saya menulis, perlahan saya menemukan alasan yang cukup mendasar bagi seorang blogger untuk menggunakan domain dan hosting berbayar dalam mempublikasikan tulisannya, yaitu identitas yang jelas dan citra yang mengarah ke profesionalisme di dunia maya. Domain dan hosting berbayar menunjukkan keseriusan pemiliknya dalam menulis dan mencerminkan tanggung jawab yang siap ia pikul apabila tulisannya dipertanyakan. Selain itu saya terkesima dengan pandangan Stephen Siregar, seorang trainer di Dale Carnegie sekaligus teman SMA saya yang menuliskan alasan yang sederhana tentang mengapa ia tidak mau lagi menulis di blog gratisan: “It’s like living in your parents’ home. It is your home, but you can’t say it belongs to you.” πŸ˜€

Nah, langkah pertama yang saya lakukan kemudian adalah mencari tahu caranya mendapatkan blog dengan nama sendiri. Sebagai orang awam saya awalnya tidak tahu apa yang saya perlukan. Setelah mendengarkan beberapa saran teman, saya lalu mengetahui bahwa saya memerlukan sebuah domain dan sebuah layanan hosting. Mari kita telaah satu-per-satu kedua topik ini!

Domain

Pada dasarnya domain adalah identitas kita di dunia internet. Domain juga merupakan alamat yang kita gunakan untuk mempublikasikan tulisan kita ke publik. Kita dapat saja mencari penjelasan lebih lanjut tentang ini, misalnya tentang kemudahan menggunakan domain untuk menarik orang ke “rumah” kita daripada menggunakan deretan alamat IP yang susah diingat. Namun pada dasarnya domain memiliki pengertian filosofis yang jauh lebih dalam daripada sekedar penanda identitas. Nama domain, yang kita pilih sendiri, merupakan identitas yang kita inginkan agar orang dapat mengenali siapa kita. Bagi yang menggunakan domain-nya untuk keperluan mencari uang, nama domain yang baik dapat pula menentukan cepat-lambatnya produk dan jasa yang ia berikan itu terpromosikan. Misalnya jika Anda berjualan batik, akan lebih baik apabila domain Anda mudah diingat seperti XYZbatik.com daripada Anda menggunakan domain tokoXYZ.com saja.

Ada banyak pilihan bagi Anda dalam menentukan nama domain. Pertama Anda harus menentukan ekstensi yang tepat bagi domain Anda yang sesuai dengan kebutuhan pribadi atau usaha; istilahnya kerennya adalah Top Level Domain (TLD). Anda dapat memilih ektensi generik seperti .com, .org, .net, atau sederetan ekstensi lain. Atau Anda dapat juga memilih ekstensi domain berbasis negara, seperti .co.id, .web.id, .or.id, dan sebagainya. Mana yang lebih bagus? Oh semuanya bagus; ini kembali lagi pada strategi Anda dalam menempatkan diri dan produk Anda di dunia maya. Saya sendiri memilih ekstensi .web.id karena ingin menegaskan identitas sebagai blogger Indonesia, dan tentunya juga karena domain .web.id biaya per tahunnya sangat murah πŸ˜€

Selanjutnya Anda harus menentukan Second Level Domain (SLD) yang pada dasarnya adalah nama diri atau usaha yang Anda jalankan. Kalau Anda berjualan batik, pilihlah nama “XYZbatik” karena akan memudahkan pelanggan menemukan Anda. Kembali lagi, tentukan strategi yang baik dalam memilih nama domain.

Hosting

Berikutnya, hosting adalah tempat atau media Anda menyimpan data berupa tulisan, gambar, dan video yang dapat Anda publikasikan ke publik. Jadi singkatnya, hosting adalah harddisk Anda yang tersedia secara online. Hosting adalah layanan berbeda dengan domain dan dapat dibeli terpisah, atau dapat pula dibeli bersama-sama dengan domain melalui satu perusahaan. Nantinya pada hosting tersebut akan dilekatkan nama domain kita, sehingga melalui domain orang akan sampai ke file-file yang kita simpan.

***

Sekarang, ke manakah kita dapat membeli domain dan hosting? Seperti yang saya sampaikan di atas, Anda dapat membeli domain dan hosting secara terpisah, seperti yang saya lakukan terhadap blog saya. Alasannya adalah biaya pembelian domain yang kita keluarkan bisa lebih murah karena membeli langsung dibandingkan dengan membeli melalui perantara. Namun bila Anda tidak ingin direpotkan dengan setting domain, Anda dapat membelinya lewat layanan Domain dan Hosting Indonesia yang banyak tersedia. Dengan cara ini, pembayaran dilakukan ke satu rekening saja dan tidak harus menggunakan kartu kredit, sehingga memudahkan masyarakat yang kebetulan tidak memilikinya.

Untuk lebih jelas memahami pengertian Domain dan Hosting Indonesia ini, mari kita simak video menarik berikut ini:

Nah, setelah domain dan hosting Anda dapatkan, Anda bebas mengutak-atik tampilan website dan isi sesuai visi dan strategi Anda. Bagi yang awam urusan Cpanel, biasanya staf layanan hosting dapat membantu Anda.

Sedikit tentang layanan Hosting Indonesia

Ada banyak layanan hosting yang tersedia di Indonesia yang menawarkan jasa yang hampir sama. Layanan dasar yang mereka tawarkan adalah pembelian domain dan hosting. Anda sebagai konsumen mempunyai 2 pilihan: memisahkan pembelian domain dan hosting (dengan alasan kontrol), atau menyerahkan sepenuhnya pada satu perusahaan. Kedua opsi itu sama baiknya dan semua kembali pada keputusan strategis Anda. Dari sekian banyak layanan hosting yang bertebaran, kami akhirnya menjatuhkan pilihan pada Jagoan Hosting Indonesia untuk portal Komunitas Blogger Depok. Pilihan pada JH (sebutan kami untuk Jagoan Hosting Indonesia) ini bukan tanpa alasan; kami sudah melakukan review atas beberapa layanan hosting di Indonesia dan juga mendengarkan saran beberapa teman sebelum akhirnya menghubungi staf JH. Respon yang kami dapatkan setelah mendaftar sangat baik; layanan yang diberikan sungguh cepat dan tidak kenal waktu sehingga saya dapat berbicara atau mengirimkan email ke JH jam berapa pun dan mendapatkan respon yang tepat dalam jangka waktu pendek (maksimal 10 jam apabila saya mengirimkan email di luar jam kerja). Atau kalau tidak puas dengan email, Anda dapat berbicara dengan staf JH melalui chat. Secara umum saya merasa puas atas layanan hosting yang satu ini; kapasitas penyimpanan yang saya dapat dan servis yang saya terima sebanding dengan harga yang mesti saya bayar.

Jadi tunggu apa lagi, bagi Anda yang serius hendak mempromosikan identitas pribadi dan usaha sekaligus memantapkan citra Anda sebagai profesional, segeralah beralih dari layanan gratisan ke layanan domain dan hosting Indonesia.

===

Sumber gambar: giga.net.id, rezagiganet.web.id, gudangdomain.com, giftsandfreeadvice.com

Advertisements

29 thoughts on “Pengertian Domain dan Hosting Indonesia

  1. “”identitas yang jelas dan citra yang mengarah ke profesionalisme di dunia maya.””” <<<<< mungkin kutipan dari kalimat diatas bisa mewakili keinginan hati yang lagi kesemsem banget pengen punya domain sendiri, dan sebagai tindak lanjut pembelajaran saya di dunia maya.
    Mohon petunjuk

    Like

  2. wah panjang lebar ya penjelasannya om..
    jadi pengin make domain dan hosting berbayar, tapi masih nyaman juga sih make yang gratisan πŸ˜€

    lagi ikut lomba ya Om..? good luck aja deh… πŸ™‚
    kalo menang traktiran.. πŸ˜€

    Like

  3. Duluuuuuuuuuuuu …. saya juga buta banget dan tidak bisa membedakan hosting vs domain. Seiring dengan berjalannya waktu hihihi akhirnya paham juga, apalagi setelah bersuamikan orang yang setiap detiknya berurusan dengan internet.

    Ikutan kontes ini ya ooom … muga2 menang yeee πŸ˜€

    Like

  4. Bagus entri ini. Menggunakan domain dan hosting sendiri lebih bebas.. Bukan itu sahaja. Kalau website sudah mantap dan tak mampu menjaganya boleh dijual. mana tau boleh mendapat untung lebih…

    πŸ™‚
    Salam persahabatan dari Malaysia

    Like

      1. Yup memang ada.. ada rakan internet yang bermain dengan domain . melakukan proses menjual beli domain. ada yang pernah menjual blog sehingga US10,000 . itu cerita di malaysia, mungkin di indonesia ada yang menjual lebih dari itu..

        salam persahabatan dari malaysia

        Like

  5. Artikel kayak gini nih penting banget πŸ˜€
    aku yg gaptek jadi makin tercerahkan :p
    eh aku pake .com lhoo seneng aja krn ringkes hehehe
    btw web.id itu pertahunnya brp? Tadi bilangnya murah

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s