Akhirnya saya kembali ke blog lagi setelah ditinggal 5 hari. Ya, memang saya berkunjung dan membalas komentar namun tidak ada yang dituliskan. Ini termasuk hiatus paling lama sejak saya mengaktifkan blog ini Januari kemarin. Alasannya klasik: kehabisan ide.
Hehehe, sesuatu yang menurut saya aneh karena pada tulisan sebelum ini saya menggebu-gebu memaparkan semangat menulis buku dan berusaha mencari tahu langkah-langkah penerbitannya. Lah, sekarang malah hiatus. Tapi begitulah, kadang Dailypost yang menjadi salah satu sumber ide pun tidak dapat memberi solusi. Hmm, berikut saya ingin menganalisis 1-2 poin ‘kesalahan’ yang dilakukan:
1. Kurang membaca?
Energi seorang blogger/penulis utamanya berasal dari bahan bacaan yang ia tekuni. Nah, saya merasa sekali bahwa akhir-akhir ini saya kurang banyak membaca buku atau sumber menarik lainnya dan malah menghabiskan waktu mengikuti gosip artis yang katanya hamil 4 bulan padahal menikahnya baru bulan lalu itu.
Nah, bahan bacaan biasanya paling gampang menstimulasi inspirasi. Saya biasa menulis review sebuah novel atau film yang memakan ruang 1000 kata dan terakhir kali saya melakukan review buku adalah bulan Januari lalu pada tulisan Only A Girl: Menantang Phoenix dan Pergumulan Tiga Zaman karya Lian Gouw, sebuah novel tentang keluarga Tionghoa di Bandung pada tiga masa: penjajahan Belanda, pendudukan Jepang, dan masa awal pemerintahan RI *loh kok jadi promosi*.
2. Kurang pandai membagi waktu?
Ya, ini juga salah satu biang keroknya. Saya lebih banyak menghabiskan waktu senggang untuk tidur daripada memacu otak untuk menulis. Bahkan dipakai membaca pun tidak, terbayang bagaimana tumpulnya bukan?!
Padahal durasi rata-rata saya menulis tidak lama, minimal 30 menit dan maksimal 2 jam kalau topiknya berat. Itu pun tidak full dihabiskan untuk menulis; banyak aktivitas sampingan lain seperti makan, ke toilet, menonton FTV, etc.
3. Kurang banyak melongok sumber inspirasi lain?
Yang saya maksud di sini adalah bertemu dengan teman-teman komunitas blogger, menghadiri kumpul-kumpul yang inspiratif macam FreSh atau Akademi Berbagi, atau lebih jauh mengadakan event dengan deBlogger. Dengan sendirinya interaksi saya dengan teman-teman blogger menjadi kurang dan akhirnya banyak sumber inspirasi menulis yang terlewatkan begitu saja.
4. Kurang Motivasi?
Wah, bisa jadi juga ini masalahnya. Kalau motivasi sudah menurun, maka kondisi kecil apapun yang menghambat akan dibesar-besarkan sehingga lengkaplah alasan saya malas menulis.
***
Nah, sekarang pertanyaannya: Jangan-jangan semua pertanyaan di atas hanya rekaan dan saya cuma memasang standar terlalu tinggi untuk blog?! Bisa jadi saya kurang santai atau tidak realistis memasang target frekuensi tulisan sehingga kalau bolong cukup lama langsung dikatakan gagal, bukan?!
Anyway, terima kasih sudah meluangkan waktu membaca curhat saya pagi ini yang boleh dibilang menjadi penegasan bahwa saya belum berhenti menulis di blog. Buktinya tulisan ini jadi saksinya, meski sampai saat ini saya masih belum mendapat ide-ide segar yang diinginkan.
Selamat menikmati harimu, kawan.
Sumber gambar: pinoyblogero.com

kurang duit juga heheheehe
wakakakak *keplak Harry*
*toss sama opa! Santai opa!
toss Papa Beruang
tenang..
akan ada masanya di mana para pekerja kreatif itu kehabisan ide..
apalagi cuma blogger sampingan..
badai pasti berlalu
#eaaa
apaaaaa??? sampingaaaaaaaaaaannn?!!!!!! *tersinggung berat*
udah jadi full time blogger opa? wow… hebat….
thank you
Biasanya kalo kehabisan ide, saya suka ngepost photo story gitu deh opa :p
Contohnya di postingan terbaru saya di
http://lenidisini.wordpress.com *penting abis LOL*
hehehe sayang saya gak ada kamera.
belilah
jangan kek orang susah gitu
ngaku blogger nda punya kamera
masih suka boong ya
hahahahaa *enak jg ya ngomel2 model begini xixixi*
Mbak mbak, pernah disambit teh botol?!
blom mas
mo nyambit?
awas klo mpe ga kena ya
tak sambit balik lho
Wah kebalikan dengan saya hehehe ide banyak tapi kerjaan numpuk nggak sempet nulis di blog
hahaha iya bisa begitu juga ya situasinya
kalo orang se-produktif opa kehabisan ide, macem bagimana pulak org sperti saya
hehehe tapi kan kamu banyak ide di lapangan
kamu itu termasuk blogger produktif tauuu!
Udah ah jgn bilang gagal
OK?
hiks, dimarahin bu guru
kurang tantangan hehehe, padahal lomba blog ada yg masih buka lo… hihihi, iPad oh iPad
aduh gak enak terus terang, udah masukinnya lewatin deadline awal, trus menang pulak. apa kata dunia?!
Masalah yang pernah saya alami paling hanya kekurangan motivasi aja. Sebenarnya ide ada, hanya malas untuk menuliskannya di blog. Bahkan malas untuk sekadar menuliskan draft-nya dalam MS Word.
Kalo sudah begini, motivasi hanya bisa datang dari kesadaran diri sendiri.
waduh mesti tulis draft di MS Word dulu?? gue sih malah tambah malas. ehehehehe
Kalau saya malah sebaliknya Mas, kebanyakan ide menulis. Jadi saya sering kali merasa bahagia luar biasa ketika kepala saya bebas dari pelbagai ide untuk ditulis, rasanya plong dan tenang, he he…
.
ohhh blog menjadi semacam pelepas hasrat ya?! #eh
kehabisan ide boleh, asal jangan kehabisan semangat ya om..
hehehe….
heheh thanks bro
pada saya kurang motivasi tu paling atas. kalau motivasi kuat kita mampu menulis walaupun entri2 biasa sahaja.. kadang2 mampu menarik perhatian org mengikutinya. hehehe
agree, motivasi memang sangat penting. urutan prioritas bolehlah berbeda sedikit
Wah masih mending kalo brad, karena masih sempat nengok dan balas komentar. Kalo saya gak ngeblog ya gak ngeblog, paling nengok via ponsel bentar baca komentar teman-teman. Ketersediaan fasilitas sebenarnya kendalanya, ya dan juga kesibukan hehe
jadi solusinya beli laptop baru dong ya?! #eh
Saya tambahkan Opa, … karena gak punya pulsa (gak selalu direct dgn gak punya duit lho, mungkin karena ada yg lebih prioritas #sama aja kali) jadi gak bisa konek internet
ahahaha itu bisa juga sih.
asyiiik…. ternyata Om Brad juga manusia *lho?*
kemarin2 ku pikir ini blog bakal lancar jaya, ga bakal kehabisan ide, eh bisa mogok juga rupanya
saya puwasssssssss tapi saya doakan agar lekas pulih, soalnya sebel juga setiap ke sini postingannya msh yg itu2 aja
jadi? abis ini mo nulis ttg apa Om?
Hiks, dia menari di atas penderitaan orang lain.
Abis ini apa ya? Pengennya sih nulis review tentang warnetmu *senyum licik*
huhahahaha
apa yg mo ditulis tentang ini?
hmm … tentang entrepreneurship, mungkiN?
*sok ngasi ide*
setuju sih… tapi tetap membuat saya tidak bisa jatuh cinta dengan buku..hik…hik.. padahal5 buku sedang menunggu untuk dibuka dan dibaca. Aduh walaupun kadang sadar itu sudah menjadi kewajiban dan sudah memotivasi diri sendiri tapi lebih banyak khilafnya….he…he..