Kartu Kredit Titanium: Living the Good Life

Aduh, baru tanggal 15. Minumnya teh aja deh.

Celetukan polos kawan SMA saya ini membuat kami semua tertawa pahit. Saat sedang tekun memeriksa menu di sebuah restoran mahal sewaktu reunian kemarin, sang kawan dengan santainya memesan salah satu menu termurah karena, yah, gajian masih 10 hari lagi! Jadi buat apa juga elo jaim di depan teman-teman SMA kalau sehabis itu kantong lo bolong? :D :D :D

Continue reading Kartu Kredit Titanium: Living the Good Life

Selamatkan Situs Terjan

Matahari baru saja menyembul dari balik pegunungan Lasem ketika saya beranjak menyusuri pesisir Kabupaten Rembang dan mengarah ke timur, kira-kira setengah jam perjalanan dari kota Lasem. Setibanya di kecamatan Kragan, mobil yang dikemudikan mas Aghi berbelok ke kanan memasuki jalan desa yang berdebu dan tidak rata, menyusuri persawahan dan hutan-hutan gersang yang ditengarai masih menyimpan bukti peradaban manusia zaman Megalitik di perut buminya.

Continue reading Selamatkan Situs Terjan

Pikir-pikir Kartu Kredit Baru

Siapa yang nafsu berbelanjanya lebih besar? Laki-laki atau perempuan?

Para pria tentu akan bertepuk tangan sambil berseru, “Istriku yang hobi belanja!” Sementara para wanita menggerutu namun diam-diam mengamininya. :D Namun saya pernah membaca artikel hasil sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa kebiasaan perempuan adalah berbelanja dalam nominal sedang-sedang saja namun frekuensinya sering. Sementara para lelaki memang cenderung bisa menahan hasrat mengeluarkan uang, namun sekali dia kepincut akan suatu barang, dia tak akan segan-segan berbelanja senilai maha besar. Jadi kalau semua pembelanjaan itu ditotal dan dibandingkan, maka para prialah juara berbelanja yang sebenarnya. :D :D :D

Continue reading Pikir-pikir Kartu Kredit Baru

Berdamai di Telaga Warna

Dieng seolah sudah menjadi mantra yang menghantui mimpi saya di bulan-bulan terakhir tahun lalu, khususnya ketika sedang tinggal di Jepara. Namun baru pada bulan Desember saya akhirnya berkesempatan mengunjunginya setelah menghadiri perhelatan Blogger Nusantara 2013 di Yogyakarta. Dengan bermodalkan selembar jaket tebal saya lalu kasak-kusuk mencari rute terefisien (baca: termurah).

Continue reading Berdamai di Telaga Warna

Catatan Akhir #PerangPostinganBlog

Awal tahun kok malah bikin catatan akhir?

Ya kebetulan aja sih saya bikin catatan akhir karena berkaitan dengan sebuah event yang baru saja berakhir. Event itu adalah #PerangPostinganBlog. Bagi yang pernah membaca tulisan pada pembukaan event ini di September lalu (yang tulisannya sekarang lenyap bersamaan dengan hosting company yang ngajak ribut), tentu paham bahwa ini adalah ide ‘gila’ yang keluar begitu saja dari kepala beberapa punggawa blogger Flobamora dari Nusa Tenggara Timur; bolehlah saya sebut di sini Tuteh dan Ilham. Ide itu lalu disambut oleh teman-teman komunitas Blogfam yang menjadikan event akhir tahun ini bersifat sangat ‘longgar’, yakni peraturan yang sederhana dan tidak mengikat, lalu tidak pula ada hadiah. Loh?!

ppb

Memang begitu. Seperti dikutip dari kicauan Tuteh, niat mulianya sederhana: menguji diri sebagai blogger berupa kesanggupan menulis/mengupdate blog; mengingatkan blogger untuk kembali ke fitrah – berbagi cerita; dan mempertanyakan konsistensi kita ngeblog jika tanpa hadiah. Periode ‘lomba’ dari September 2013 dan berakhir di 31 Desember 2013. Sambutannya? Ada 10 orang berpartisipasi menulis dengan laju yang mereka atur sendiri. Tanpa target, semua sesuai hati. Asyik kan?

Ketika akhirnya lomba ini berakhir dan Tuteh mengumumkan pemenangnya, ada perasaan lega dan sedih. Lega karena satu lagi milestone tercapai, namun sedih juga karena tidak ada lagi target yang dikejar. Kalau sudah begini, rasanya ingin memacu diri untuk meraih tantangan lain lagi dan menguji diri di level lebih berat lagi.

Tips Konsistensi di Blog

Ada beberapa yang bertanya pada saya melalui Twitter kemarin pasal ini. Jawaban ngawur saya adalah: sering-sering begadang. :P Masuk akal sih, karena sehari-hari waktu kita sudah tersita oleh kesibukan luar biasa sehingga yang cukup logis adalah mengurangi waktu tidur untuk dipakai menulis. Namun ada alasan lebih penting kalau saya: langsung menuliskan ide yang terlintas di kepala. Apa maksudnya?

Jadi gini, ketika saya misalnya sedang bepergian ke luar kota atau sedang duduk termenung di depan televisi, kadang sesuatu melintas di kepala dan saya lalu berpikir: ‘Ah, gue pengen ngeblog soal ini deh.’ Namun kalau ide itu kita endapkan begitu saja dengan harapan akan kita gali lagi kala bertemu laptop, percaya deh, ide itu tidak akan kita temukan lagi. Oleh karena itu saya mencoba disiplin dalam memasukkan 1 kalimat ide tulisan tadi ke aplikasi Memo di telepon genggam saya, seberapapun banyak dan anehnya ide tersebut. Jadi ketika sudah bersiap untuk menulis, saya tinggal membuka daftar topik di telepon tersebut dan mengeksekusi salah satu idenya. Jadi semacam To-Blog-List gitu deh. :D Bagi saya cara ini sangat membantu karena pikiran saya langsung fokus ke tulisan dan tidak habis waktu termenung-menung memikirkan ide menulis.

Saya ucapkan banyak terima kasih pada para penggagas ide gila ini. Heran deh, justru ketiadaan hadiah menjadi pemicu saya menulis dengan semangat nothing to lose dan hadiah kecil yang dijanjikan oleh ‘panitia’nya menjadi kejutan menyenangkan yang membuat pemenangnya girang duluan, tak peduli apapun hadiahnya dan berapa lama akan dikirim. Gosipnya sih awal Februari akan dikirim; mungkin menunggu Tuteh gajian dulu. :D

Terus siapa pemenangnya? Aduh, siapa ya? *amnesia sementara*

Catatan Akhir 2013

Tahun 2013 tinggal beberapa jam lagi sebelum kita semua melangkah ke tahun baru. Sudah lazim bagi sebagian orang untuk menuliskan resolusinya di awal tahun, entah kemudian mereka merefleksikannya kembali di akhir tahun atau tidak. :P Yang jelas saya mengenal seorang sahabat yang selalu menengok kembali resolusinya di awal tahun untuk ditimbang-timbang, apakah sudah tercapai atau belum. Yang saya salut adalah dia membuat resolusinya sangat realistis dan terdiri dari dua poin saja, sehingga dengan bangga dia katakan bahwa resolusinya sudah tercapai 100%. Selamat! :D

Selain bikin resolusi, banyak orang juga menengok kembali apa-apa saja yang telah dikerjakan tahun ini. Seorang kawan blogger sudah berkicau melalui akun twitternya tentang kaleidoskop perjalanan yang ia telah lakukan dari Januari sampai Desember. Saya mungkin tidak mencatat serajin dia sehingga tidak mampu merunut kembali. Namun kalau melihat lagi perjalanan saya menulis di blog sepanjang tahun ini, ada beberapa penanda penting yang boleh saya ceritakan sekaligus mungkin ada yang bisa mengambil pelajaran.

1. Lokasi, lokasi, lokasi

Lokasi di sini maksudnya online alias domain. Sebut saja krisis identitas atau labil ekonomi, namun kenyataannya saya adalah manusia yang sulit konsisten di dunia maya. Pernah di akhir tahun 2012 saya meluncurkan kopimana.com yang sekarang sudah hilang karena kehilangan semangat. Lalu pernah pula saya terilhami oleh satu istilah Bahasa Tamil yang berarti ‘Lelaki Gagah’ dan kemudian saya buru-buru parkir domainnya (yang ini tidak saya kasih tahu ya, malu soalnya). :D Atau tiba-tiba belingsatan mengejar domain gratisan di acara #BN2013 untuk kemudian didiamkan saja, dsb dst.

Bahkan langkah terakhir pun belum bisa saya katakan bijak meski saya menaruh harapan besar di dalamnya. Langkah tersebut adalah menetapkan identitas di blog yang sedang Anda baca ini. Dengan domain dan hosting yang saya kontrol 100%, saya berharap bisa menulis lebih maksimal dalam Bahasa Indonesia. Untuk blog berbahasa Inggris, semoga tahun 2014 saya bisa tetapkan personal branding-nya juga, meski kelihatannya akan saya pisahkan secara total dari yang ini.

2. Mengukur jalan

Kalau yang ini, maksudnya adalah traveling. Bolehlah saya berbangga karena sudah konsisten menulis tentang tempat-tempat yang bagi saya menarik dan cenderung mengembangkan blog tematik tentang catatan perjalanan. Meski mungkin belum semangat benar karena sebuah tulisan sering kali dipublikasikan sebulan setelah perjalanannya usai, namun paling tidak semangat untuk menulis dan berbagi itu juga yang memacu saya untuk lebih sering melihat alam sekitar. Bulan-bulan paling produktif adalah Oktober-November ketika saya sedang menetap di Jepara dan menulis banyak hal baru di sana. Semoga di tahun 2014 bisa lebih banyak kesempatan jalan-jalan. Amin. :D

3. Monetisasi

Meski belum serajin teman-teman petualang SEO, bolehlah sedikit-sedikit blog ini dijadikan lahan mendapatkan penghasilan tambahan melalui beberapa ulasan tempat wisata dan produk. Meski mungkin ada yang menuduh ‘tidak sopan karena tidak secara jelas mencantumkan keterangan bahwa itu iklan’, namun bagi saya yang terpenting adalah berbagi secara jujur dan bersemangat pada para pembaca dan tidak jor-joran menjual produk tersebut. Pada akhirnya terbukti sangat banyak yang tetap mengapresiasi, kok. :P Semoga tahun 2014 membuka jalan lebih luas lagi. Amin lagi, deh. :)

***

Itu saja dulu catatan blog yang baru efektif berjalan 6 bulan ini. Semoga tahun depan kita semua lebih sukses, ya. Selamat Tahun Baru 2014!

2014

Indosat Super Internet: Hangout Jadi Lebih Asik

Siapa yang suka hangout ke mall atau tempat-tempat publik pas weekend atau sekadar menunggu lalulintas lengang di hari kerja? Ehem, gue banget itu. :)))

Atau buat yang suka nongkrong di area publik dan gak bisa lepas dari gadget, pasti sering dong ya memaki-maki layanan WIFI yang disediakan mall atau kafe karena kecepatannya yang lemot atau bahkan sinyalnya timbul-tenggelam? Ehem, itu gue juga :))))

Eh tapi sekarang gak perlu risau lagi sekarang. Indosat hadir di tempat-tempat keramaian dengan jaringan Indosat Super Internet. Bagi yang belum tau, Indosat Super Internet itu adalah layanan internet nirkabel yang disediakan oleh Indosat di area publik khusus bagi pelanggan setianya. Gratis!

Tadi siang (22/Des) bertempat di D’Mall Depok, Indosat memperkenalkan layanan ini secara luas kepada masyarakat utamanya para pegiat online yang aktif di Depok, Bekasi, dan sekitarnya. Berikut beberapa fotonya:

image

image

Rame kan yang datang? Biasanya kalo udah rame begini layanan internetnya suka lemot, kan? Tapi Indosat ini beda lo. Liat nih hasil tes kecepatannya:

image

Keren kan? Kalo temen-temen yang punya gadget lebih bagus malah hasil tesnya gila, ada yang sampe 14 Mbps! Puas deh tuh mau browsing, nonton Youtube sampe ngerjain tugas atau sharing data pas lagi hangout di mall.

Layanan Indosat Super Internet kini sudah tersedia di banyak tempat umum di Jabodetabek dan cakupannya akan terus diperluas.

Psst, saya sudah cerita belum kalau layanan ini gratis dan tidak menghabiskan kuota internet bulanan kamu? Asalkan kamu sudah membeli salah satu paket internet Indosat, otomatis kamu akan dikirimkan SMS berisi username dan password layanan WiFi-nya. Free and unlimited.

Manyun di kafe karena pengen browsing tapi koneksi lemot? With Indosat, it’s now a thing of the past. ^^

Foto lagi deh sebelum lanjut hangout ke tempat lain #eh

image

walking the extra mile

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 2,205 other followers